Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Peresmian Pasar Banjarsari Molor, Tunggu Rampungnya Jembatan Penghubung Antarblok

Lutfi Hanafi • Jumat, 29 Agustus 2025 | 01:02 WIB
CEK PEMBANGUNAN – Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat mengecek kondisi terbaru Pembangunan pasar Banjarsari beberapa waktu kemarin.
CEK PEMBANGUNAN – Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat mengecek kondisi terbaru Pembangunan pasar Banjarsari beberapa waktu kemarin.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Harapan ribuan pedagang Pasar Banjarsari untuk segera beraktivitas penuh masih harus sedikit tertunda.

Rencana peresmian pasar modern pada Agustus 2025, bertepatan dengan momen bulan kemerdekaan, resmi diundur ke September.

Alasannya, satu infrastruktur vital, jembatan penghubung antarblok, belum rampung dikerjakan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan, Supriono, menjelaskan, usulan peresmian di bulan Agustus sebelumnya sudah diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI.

Bahkan, tim teknis Kementerian PU sempat turun meninjau Lokasi langsung.

“Awalnya kami berharap peresmian bisa dilakukan di bulan Agustus, bertepatan dengan momen bermakna besar bagi bangsa Indonesia. Namun, Kementerian PU menyampaikan masih ada pembangunan jembatan penghubung yang belum selesai,” kata Supriono, Kamis 28 Agustus 2025.

Menurutnya, target penyelesaian jembatan yang menghubungkan gedung A-D dan B-D adalah awal September 2025.

Setelah rampung, barulah Pemkot dan Kementerian PU menentukan tanggal resmi peresmian.

Meski begitu, tahapan teknis untuk para pedagang tetap berjalan. Proses pengundian kios, los, dan toko telah digelar pada Juli 2025 lalu secara terbuka di Ruang Jlamprang, Kompleks Setda Kota Pekalongan.

Bahkan, pembagian kunci sudah dilakukan sejak 29 Juli hingga 5 Agustus 2025. Kini, para pedagang mulai menata kiosnya meski belum bisa berjualan penuh.

“Alhamdulillah, proses pengundian hingga pembagian kunci berjalan lancar. Para pedagang sudah punya kepastian tempat, tinggal menunggu peresmian resmi,” imbuhnya.

Pemkot Pekalongan menegaskan, pembangunan jembatan penghubung menjadi prioritas utama karena jalur ini akan menghubungkan antara blok dan memperlancar aktivitas perdagangan.

Tanpa jembatan tersebut, sirkulasi pembeli maupun pedagang belum optimal.

Supriono menambahkan, dengan selesainya pembangunan infrastruktur penunjang dan peresmian yang diharapkan pada September mendatang, Pasar Banjarsari bisa menjadi pusat perdagangan baru yang representatif, tertata, dan modern.

“InsyaAllah, begitu pekerjaan jembatan selesai, kita akan koordinasi kembali dengan Kementerian PU untuk menentukan tanggal peresmian. Semoga segera terealisasi agar denyut ekonomi baru di Pasar Banjarsari bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Pasar Banjarsari #Kemen PU RI