METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Arsip bukan sekadar tumpukan berkas lama, melainkan cermin sejarah dan bukti perjalanan pemerintahan.
Kesadaran inilah yang terus dijaga oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, hingga berhasil menorehkan prestasi nasional.
Yakni meraih Penghargaan Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 kategori AA “Sangat Memuaskan” dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Baca Juga: Warga Kota Pekalongan Raih Penghargaan Donor Darah
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan Hj Balgis Diab dari Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito, M.Eng, pada acara penganugerahan yang digelar di Ruang Noerhadi Magetsari, ANRI Jakarta, Senin 20 Oktober 2025.
Prestasi ini bukan sembarang capaian. Berdasarkan hasil penilaian ANRI, Kota Pekalongan berhasil meraih skor 91,38.
Skor tersebut, menempatkannya dalam kategori AA atau “Sangat Memuaskan”. Bahkan skor tersebut, hanya diraih oleh sebagian kecil pemerintah daerah di Indonesia.
Baca Juga: Sampah di Kota Pekalongan Bakal Disulap Jadi Energi Listrik, Begini Caranya
“Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras seluruh jajaran Pemkot Pekalongan dalam menjaga dan mengelola arsip daerah membuahkan hasil. Arsip bukan hanya dokumen, tetapi memori kolektif bangsa yang harus dijaga,” ujar Balgis Diab usai menerima penghargaan.
Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen seluruh perangkat daerah yang aktif dalam mewujudkan sistem kearsipan yang tertib, efektif, dan akuntabel.
Menurutnya, di tengah arus digitalisasi dan derasnya perubahan zaman, menjaga arsip sama pentingnya dengan menjaga identitas dan akuntabilitas pemerintahan.
Baca Juga: Warga Kota Pekalongan Girang, Harga Sembako Murah di GPM akan Rutin Digelar
“Arsip adalah bagian dari sejarah dan tanggung jawab moral. Dengan arsip yang tertata, kita bisa menelusuri setiap kebijakan dan memastikan pembangunan berjalan transparan,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Pekalongan untuk memperkuat transformasi digital di bidang kearsipan.
Melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, pemerintah daerah mulai mendorong penerapan sistem arsip elektronik (e-arsip) yang terintegrasi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga: Rumah Diduduki Koperasi Besar Tanpa Izin, Nasabah Lapor Polisi
Untuk diketahui, penghargaan Pengawasan Kearsipan ANRI merupakan agenda tahunan yang menilai kinerja pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan arsip.
Penilaian meliputi kebijakan, program kerja, tata kelola arsip, inovasi digitalisasi, serta komitmen kepala daerah.
Tahun 2024, hanya 21 daerah di Indonesia yang mampu mencapai kategori AA (Sangat Memuaskan).
Baca Juga: Niat Nyantri Cari Ilmu, Warga Pekalongan Malah Disiksa dan Diancam Dibunuh
Capaian ini semakin memperkuat reputasi Kota Pekalongan sebagai daerah yang aktif dan adaptif dalam tata kelola pemerintahan.
Ini sekaligus menegaskan bahwa inovasi digital bisa berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah dan arsip bangsa.
Balgis menambahkan, digitalisasi arsip akan menjadi fokus utama agar data dan dokumen publik bisa diakses dengan mudah dan aman, sekaligus mendukung visi Kota Pekalongan sebagai “Kota Cerdas dan Transparan.”
Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan Kota Beri Penghargaan 10 Polisi Berprestasi
“Ke depan, arsip bukan lagi sekadar disimpan, tapi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan generasi muda. Melalui pengarsipan digital, kita memastikan sejarah tetap hidup di era modern,” tutur Balgis penuh semangat. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla