METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan — Kontingen KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kota Pekalongan memborong 60 medali dari berbagai nomor pada Forda (Festival Olahraga Rekreasi Daerah) Jateng 2025.
Setelah ratusan kontingen bertanding di Stadion Manahan, Surakarta, pada 5–7 Desember 2025.
Dari 280 pegiat kontingen Kota Pekalongan yang diberangkatkan, membawa pulang 60 medali. Terdiri atas 23 emas, 16 perak, dan 21 perunggu dari berbagai Induk Organisasi (Inorga).
Capaian emas terbanyak disumbangkan oleh ITF dengan 8 emas, disusul AMDI dengan 7 emas, serta ILDI dengan 3 emas.
Sementara itu, ASKI meraih 2 emas, kemudian DKKI, IOSKI, PLBSI, dan YAI masing-masing mengamankan 1 emas.
Pada kategori perak, AMDI tampil kuat dengan 6 perak, disusul ITF dengan 2 perak, lalu FESPATI, ILDI, INASSOC, PERBOSI, PERTONSI, dan PORTINA yang masing-masing merebut 1 perak.
Untuk perunggu, ITF mencatatkan perolehan terbanyak yaitu 10 perunggu, kemudian AMDI dan ASKI masing-masing 2 perunggu, serta DKKI, IOSKI, ILDI, PERBOSI, PERTONSI, YAI, dan YJI yang masing-masing menambah 1 perunggu.
“Perolehan medali yang tersebar dari 15 induk olahraga (Inorga) ini menunjukkan kontribusi merata dari berbagai cabang, sekaligus memperkuat harapan KORMI Kota Pekalongan untuk kembali mempertahankan posisi empat besar dalam FORDA Jateng 2025,” kata Ketua KORMI Kota Pekalongan, Seno Prafitri Adi.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid turut hadir langsung menyaksikan pertandingan, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian para pegiat KORMI.
“Alhamdulillah kontingen KORMI mendapatkan banyak medali dalam FORDA 2025 ini. Saya melihat sendiri perjuangan mereka di arena,” kata wali kota yang akrab disapa Mas Aaf, Senin 8 Desember 2025.
Bahkan, Wali Kota Aaf memberikan apresiasi bagi seluruh pengurus KORMI, para pelatih, dan tim pendukung yang telah bekerja keras mempersiapkan para atlet.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan akan memberikan reward bagi atlet peraih medali, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka mengharumkan nama Kota Pekalongan.
“Ini bukan sekadar soal medali, tetapi tentang semangat, sportivitas, dan kebanggaan Bersama," seru Aaf semangat. (han/ ida)
Editor : Ida Nor Layla