METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan — Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen ketika kota bergerak lebih cepat dari biasanya. Di Kota Pekalongan, gelombang wisatawan, keramaian pusat belanja, dan arus kendaraan dijaga ketat oleh jajaran Polres Pekalongan Kota demi memastikan liburan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Komitmen pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2025, yang difokuskan pada pengamanan objek wisata, pusat keramaian, serta pengaturan lalu lintas hingga akhir masa libur. Sejumlah titik strategis menjadi perhatian utama, mulai dari TWL Pantai Pasir Kencana, Kawasan Jetayu, pusat perbelanjaan, hingga jalur keluar-masuk kota.
Selain pengamanan di dalam kota, kepolisian juga memperketat pemantauan arus lalu lintas di jalur Pantura dan exit tol, yang kerap menjadi titik rawan kepadatan kendaraan selama musim liburan. Kehadiran personel di lapangan menjadi penanda bahwa negara hadir menjaga ritme libur masyarakat.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2025, mulai dari pejabat operasi, kepala satuan tugas, hingga anggota yang berjaga di pos-pos pengamanan.
“Berkat upaya, semangat, dedikasi, dan tanggung jawab rekan-rekan semua, pengamanan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar AKBP Riki, Minggu (4/1/2026).
Ia menambahkan, awal tahun menjadi momentum refleksi dan evaluasi kinerja, sekaligus penguatan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, secara umum situasi keamanan di wilayah Kota Pekalongan sepanjang 2025 berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Di sisi lain, pengamanan yang ketat turut memberi rasa aman bagi sektor pariwisata. Taman Wisata Laut (TWL) Pantai Pasir Kencana mencatat lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Nataru. Kepala TWL Pantai Pasir Kencana, Pratiwi Wulandari, menyebut peningkatan mulai terasa sejak digelarnya sejumlah event hiburan musik pada 25 dan 26 Desember 2025 kemarin.
“Event-event ini menjadi magnet wisatawan. Bahkan pada 1 Januari, kami kembali menggelar hiburan untuk menemani momen pergantian tahun di Pantai Pasir Kencana,” tuturnya.
Selain libur Nataru, masa libur sekolah juga menjadi faktor pendorong meningkatnya kunjungan. Pantai Pasir Kencana menjadi pilihan favorit keluarga untuk menikmati suasana pantai bersama anak-anak dan memanfaatkan fasilitas rekreasi yang tersedia.
Data pengelola mencatat, hingga akhir Desember 2025 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 63.875 orang. Meski secara akumulatif angka kunjungan sepanjang tahun 2025 masih menurun dibanding 2024, lonjakan di akhir tahun dinilai sebagai sinyal positif kebangkitan pariwisata.
“Kami optimistis tren ini akan terus meningkat. Tahun 2026, berbagai inovasi dan agenda hiburan akan kami siapkan agar pengunjung merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman berkesan,” tandas Pratiwi.
Di tengah hiruk-pikuk liburan, polisi berjaga, wisata bergerak, dan kota bernapas lebih tenang. Pekalongan membuktikan bahwa liburan tak hanya soal bersenang-senang, tetapi juga tentang rasa aman yang dijaga bersama—di jalan, di pantai, dan di setiap sudut kota.(han)
Editor : Ida Nor Layla