METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menyatakan kesiapannya berkontribusi maksimal dalam menjaga Jawa Tengah (Jateng) tetap menjadi lumbung pangan nasional.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Jawa Tengah Tahun 2026 di Ballroom The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (14/1/2026).
Penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, bersama seluruh bupati dan wali kota se Jawa Tengah, yang disaksikan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Acara strategis tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Jateng H Taj Yasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, jajaran kepala OPD Provinsi Jateng, serta kepala daerah dari 35 kabupaten/kota.
Kegiatan ini menjadi forum penyatuan komitmen lintas daerah untuk mendukung target ketahanan pangan Jateng tahun 2026.
Penandatanganan komitmen ini sejalan dengan tema pembangunan Jateng 2026, yakni “Meneguhkan Posisi Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan Nasional”.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati menegaskan, jajarannya akan bekerja keras memenuhi target produktivitas dan produksi pertanian yang telah ditandatangani wali kota dalam komitmen bersama tersebut.
Menurut Lili, meskipun Dinperpa menghadapi keterbatasan anggaran akibat berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD), upaya kolaboratif terus dilakukan.
“Kami tetap berikhtiar maksimal melalui kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Bank Indonesia Tegal, PLN, Bank Jateng, serta mengusulkan bantuan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, Kementerian PUPR, hingga Kementerian Pertanian RI,” jelasnya.
Langkah sinergis ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan Kota Pekalongan sekaligus menopang target besar Jateng sebagai salah satu penyangga utama pangan nasional. (han/ida)