Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Rel Terendam Banjir, Polisi dan KAI Rekayasa Jalur Agar Kereta Tetap Melaju

Lutfi Hanafi • Selasa, 20 Januari 2026 | 04:05 WIB
 

PANTAU REL - Kapolres Pekalongan Kota Bersama jajaran, saat meninjau langsung kondisi rel, di stasiun Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026).
PANTAU REL - Kapolres Pekalongan Kota Bersama jajaran, saat meninjau langsung kondisi rel, di stasiun Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026).


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Banjir yang sempat menggenangi jalur rel Kereta Api Indonesia (KAI) di wilayah Kota Pekalongan tak menyurutkan upaya aparat kepolisian untuk memastikan transportasi publik tetap berjalan.

Polres Pekalongan Kota bersama PT KAI bergerak cepat melakukan langkah strategis agar jalur rel kembali dapat dilalui dan operasional kereta api tetap aman.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi turun langsung memantau kondisi Jalur Perlintasan Langsung (JPL) di emplasemen Stasiun KAI Kota Pekalongan, Senin 19 Januari 2026.

Pemantauan difokuskan pada jalur rel di KM 88 hingga KM 89 yang sebelumnya terendam air setinggi sekitar 20 sentimeter akibat banjir.

Pihaknya, sejak Minggu malam 18 Januari 2026, melakukan pengecekan di sepanjang jalur rel yang terdampak.

"Alhamdulillah hari ini air sudah berangsur surut, sehingga perjalanan kereta api dari Surabaya menuju Jakarta maupun sebaliknya dapat kembali berjalan sesuai jadwal,” ujar AKBP Riki. 

Baca Juga: Tinjau Pengungsian Banjir Pekalongan, Pemkot Pekalongan Pastikan Logistik Warga Aman
 
Meski demikian, Kapolres memastikan pengawasan tetap dilakukan secara intensif demi menjamin keselamatan penumpang.

Ia menegaskan, koordinasi dengan manajemen Stasiun KAI Kota Pekalongan terus diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak lanjutan banjir.

Untuk mencegah gangguan berulang, Polres Pekalongan Kota bersama KAI juga menyiapkan langkah jangka menengah berupa peninggian atau penguatan jalur rel di titik rawan banjir.

Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan operasional kereta api saat terjadi cuaca ekstrem.

Guna mendukung proses teknis di lapangan, Satlantas Polres Pekalongan Kota menerapkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di Simpang Empat Ponolawen.

Kendaraan dari arah timur diarahkan melintas melalui jalur dalam kota, yakni Jalan KH Mansyur hingga Jalan Gajah Mada Barat.

Baca Juga: Banjir Kian Parah, Pemkot Pekalongan Tetapkan Tanggap Darurat, 8.692 KK Terdampak
 
Personel kepolisian disiagakan untuk memasang barikade serta mengatur arus kendaraan agar aktivitas peninggian jalur rel dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan.

Polres Pekalongan Kota mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Sinergi antara kepolisian, KAI, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar mobilitas warga dan layanan transportasi publik tetap aman di tengah situasi darurat banjir. 

Baca Juga: Jaga Status UHC, Pemkot Pekalongan Gaspol Jaga Kepesertaan JKN Warga

Sementara itu, perwakilan Stasiun KAI Kota Pekalongan Saliman menyampaikan, perjalanan kereta api tetap diberangkatkan meski sempat mengalami keterlambatan terbatas.

Hal ini disebabkan adanya prosedur teknis tambahan, termasuk penarikan rangkaian menggunakan lokomotif hidrolik sebagai langkah pengamanan saat jalur terdampak genangan air.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Prosedur tambahan ini kami lakukan untuk memastikan jalur benar-benar aman dilalui,” jelasnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Polres Pekalongan Kota #Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi #banjir #rel kereta api #Stasiun pekalongan