Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemprov Jateng Gelontor Rp 50 Miliar untuk Penguatan Tanggul Sungai Bremi

Lutfi Hanafi • Selasa, 20 Januari 2026 | 04:15 WIB

SERAHKAN BANTUAN - Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, saat serahkan bantuan kepada korban banjir di Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026).
SERAHKAN BANTUAN - Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, saat serahkan bantuan kepada korban banjir di Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026).


METROPEKALONGAN.COM, Pekalogan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mempercepat penanganan banjir yang melanda wilayah barat Kota Pekalongan.

Selain fokus pada keselamatan warga terdampak, Pemprov Jateng juga menyiapkan solusi permanen dengan menggelontorkan anggaran besar untuk perbaikan tanggul Sungai Bremi.

Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen menegaskan, penanganan banjir dilakukan secara bertahap, mulai dari langkah darurat hingga solusi jangka panjang.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau sekaligus menyerahkan bantuan sosial bagi pengungsi banjir di Masjid Al-Karomah, Kota Pekalongan, Senin 19 Januari 2026.

“Prioritas utama kami adalah penanganan jangka pendek, memastikan seluruh warga aman, terutama lansia, anak-anak, dan warga berkebutuhan khusus. Bahkan kemarin ada warga yang terkena stroke, langsung kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Taj Yasin.

Selain evakuasi, Pemprov Jateng memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. Bantuan logistik, bahan pokok, makanan siap saji, hingga operasional dapur umum telah disiapkan untuk mendukung ribuan warga terdampak banjir.

Menurut Taj Yasin, salah satu penyebab utama banjir di Pekalongan Barat adalah kondisi tanggul Sungai Bremi yang belum permanen dan masih menjadi kewenangan Pemprov Jateng.

Karena itu, pihaknya telah menginstruksikan penghitungan teknis secara detail agar penanganan dapat segera dilakukan.

“Kami sudah minta dihitung secara teknis agar prosesnya bisa dipercepat,” tegasnya.

Untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar pada tahun 2026 khusus untuk penanganan Sungai Bremi.

Anggaran tersebut akan difokuskan pada penguatan dan pembangunan tanggul permanen guna mencegah banjir berulang.

“Insya Allah akan dikerjakan tahun 2026. Harapannya, banjir di wilayah barat dan sekitarnya tidak terulang lagi,” tambah Taj Yasin.

Namun, kawasan Pekalongan Barat, khususnya di sepanjang aliran Sungai Bremi dan Meduri, masih menjadi titik rawan karena belum mendapatkan penanganan khusus secara menyeluruh.

Dengan dukungan anggaran Rp 50 miliar untuk tanggul Sungai Bremi, Pemkot Pekalongan berharap persoalan banjir tahunan ini di wilayah barat dapat ditangani secara lebih komprehensif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat ke depan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bantuan banjir #kota pekalongan #banjir #pemkot pekalongan #pekalongan #Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen