Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Wali Kota Apresiasi Dukungan BNPB Tanggulangi Banjir Pekalongan

Lutfi Hanafi • Jumat, 23 Januari 2026 | 03:33 WIB
DAMPINGI - WaliKota Pekalongan Aaf saat dampingi Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, saat penyerahan bantuan, pada Rabu siang (21/1/2026).
DAMPINGI - WaliKota Pekalongan Aaf saat dampingi Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, saat penyerahan bantuan, pada Rabu siang (21/1/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi kesigapan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam penanganan bencana banjir yang melanda Kota Pekalongan.

Apalagi seluruh usulan bantuan logistik dan peralatan yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dipenuhi secara menyeluruh tanpa pengecualian.

Apalagi dukungan sangat krusial di tengah intensitas hujan yang masih tinggi dan potensi banjir susulan.

“Alhamdulillah, semua usulan kami dipenuhi 100 persen. Ini sangat membantu kerja-kerja di lapangan,” kata Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf, Kamis (22/1/2026).

Meski intensitas hujan kini mulai menurun dan luapan sungai di Kecamatan Pekalongan Selatan sudah berkurang, Pemkot Pekalongan tetap siaga.  

Pemantauan dan koordinasi dilakukan setiap hari melalui rapat tanggap darurat. Tak hanya banjir, beberapa wilayah juga terdampak angin puting beliung sehingga mitigasi lapangan menjadi prioritas bersama.

Penanggulangan awal telah dilakukan, mulai dari pompanisasi di titik genangan hingga evakuasi warga ke lokasi pengungsian aman.  

Organisasi Perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya DPUPR Kota Pekalongan, terus mengendalikan aliran air dan memperkuat infrastruktur pendukung.  

Posko tanggap darurat yang didirikan di Dinsos-P2KB sudah dilengkapi dapur umum yang melibatkan TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

Sehari sebelumnya, BNPB secara simbolis menyerahkan bantuan logistik dan peralatan kepada Pemkot Pekalongan.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana mengungkapkan, timnya telah berada di Pekalongan sejak awal untuk memastikan bantuan sesuai kebutuhan lapangan.

Total nilai bantuan mencapai Rp 573,7 juta, termasuk pompa alkon, perahu karet, mesin perahu, gergaji mesin, hingga perlengkapan lapangan, serta satu unit mobil pick-up operasional untuk BPBD.

Andi Eviana juga mengapresiasi kekompakan OPD dan relawan dalam mengelola dapur umum bagi pengungsi.

Menu bergizi disiapkan sesuai prinsip gizi seimbang agar kondisi kesehatan warga tetap terjaga selama masa tanggap darurat 14 hari ke depan.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kota Pekalongan mencatat hingga Kamis 22 Januari 2026, total pengungsi akibat banjir mencapai 2.839 jiwa yang tersebar di 28 titik pengungsian.

Mayoritas pengungsi berada di Kecamatan Pekalongan Barat, dengan konsentrasi tertinggi di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Masjid Al Karomah Tirto, SDN Tirto 03, dan Aula Kelurahan PKK.

Dari jumlah tersebut, tercatat ratusan kelompok rentan turut terdampak, meliputi balita, anak-anak, lansia, serta ibu rumah tangga, sehingga membutuhkan penanganan khusus, terutama terkait kebutuhan pangan, layanan kesehatan, dan sanitasi.

Sementara itu, di Kecamatan Pekalongan Timur, pengungsi terdata berada di Musholla At Taqwa Noyontaansari dengan puluhan jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian.

Pemkot Pekalongan memastikan seluruh pengungsi mendapatkan layanan dasar melalui dapur umum, distribusi logistik, serta pengawasan kesehatan secara berkala, sembari terus memantau perkembangan cuaca dan potensi banjir susulan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bantuan banjir #simbolis #kota pekalongan #banjir pekalongan #opd #Walikota Aaf #pekalongan #badan nasional penanggulangan bencana (bnpb) #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid #bantuan