METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pengguna jalan yang masih nekat asal menyeberang jalan dan memakai helm SNI harus lebih waspada.
Polres Pekalongan Kota resmi menggelar Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai bagian dari cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 H.
Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Senin 2 Februari 2026, diikuti pasukan gabungan dari Kodim 0710 Pekalongan, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng, personel Polres Pekalongan Kota, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP P3KP.
Apel yang dipimpin Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Dr. Akhwan Nadzirin bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan soliditas lintas instansi sebelum operasi berlangsung.
Operasi Keselamatan Candi 2026 digelar selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Fokus utamanya adalah meningkatkan disiplin berlalu lintas melalui langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum, khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.
Wakapolres membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ribut Wibowo menekankan pentingnya kesiapan anggota Polri menghadapi tantangan lalu lintas yang semakin kompleks, seiring meningkatnya jumlah kendaraan, pertumbuhan penduduk, dan perkembangan teknologi digital.
Kapolda juga menegaskan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Adapun sejumlah sasaran prioritas dalam Operasi Keselamatan Candi 2026 antara lain, pejalan kaki menyeberang tidak pada tempatnya. Kendaraan bermotor tidak layak jalan.
Pengendara tanpa kelengkapan surat. Tidak menggunakan helm SNI atau sabuk keselamatan. Berboncengan lebih dari satu orang. Penggunaan knalpot brong. Menggunakan handphone saat berkendara. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Balap liar hingga melawan arus lalu lintas.
Usai apel, dilanjutkan pengecekan kendaraan dinas roda dua dan roda empat yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
“Balap liar menjadi salah satu prioritas kami, menindaklanjuti laporan masyarakat. Setiap malam Minggu kami rutin melakukan penertiban, dan ini akan terus berkesinambungan,” tegasnya.
Ia pun menghimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta bersama-sama mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Pekalongan. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla