Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Investasi Kota Pekalongan 2025 Melejit, Tembus Rp 584,5 Miliar

Lutfi Hanafi • Rabu, 11 Februari 2026 | 19:55 WIB
LAYANAN - Nampak warga Kota Pekalongan saat konsultasi perizinan di kantor DPMPTSP Kota Pekalongan.
LAYANAN - Nampak warga Kota Pekalongan saat konsultasi perizinan di kantor DPMPTSP Kota Pekalongan.
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kinerja investasi di Kota Pekalongan sepanjang tahun 2025 mencatat lonjakan signifikan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekalongan melaporkan realisasi investasi mencapai Rp 584.536.131.190, naik tajam dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 238.046.525.020.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 145,56 persen secara tahunan (year on year). Angka ini sekaligus melampaui target investasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tahun 2025 yang dipatok Rp 170 miliar.

Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Ade Suangkat melalui Pengolah Data dan Informasi, Noor Falasifa, menyampaikan, realisasi investasi tahun ini berhasil menembus 343,84 persen dari target.

Baca Juga: Polisi Turun ke CFD, Cara Kreatif Satlantas Edukasi Tertib Lalu Lintas

“Ini bukan hanya memenuhi target, tetapi melampauinya secara signifikan. Artinya, kebijakan dan strategi yang kami jalankan terbukti efektif dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif,” kata Sifa, Rabu 11 Februari 2026.

Menurutnya, lonjakan investasi Kota Pekalongan 2025 tidak terlepas dari sejumlah kebijakan pro investasi yang diterbitkan Pemkot Pekalongan.

Salah satunya melalui Peraturan Wali Kota tentang pemberian insentif dan kemudahan berusaha, yang memberikan kepastian serta daya tarik bagi investor.

Selain itu, Pemkot Pekalongan juga menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Pekalongan tentang potensi investasi Kota Pekalongan sebagai dasar promosi peluang usaha.

Langkah ini diperkuat dengan pengawasan penanaman modal, pembinaan pelaku usaha, hingga fasilitasi penyelesaian kendala investasi.

Dengan tren positif ini, Pemkot Pekalongan optimistis geliat investasi akan terus tumbuh, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing Kota Pekalongan di tingkat regional maupun nasional.

Optimalisasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi juga menjadi kunci. Pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) kini semakin terintegrasi dan mudah diakses, sehingga mempercepat proses administrasi dan meningkatkan transparansi layanan.

Tak hanya dari sisi angka, kepercayaan investor juga tercermin dari terbitnya empat Nomor Induk Berusaha (NIB) baru pada 2025 untuk rencana usaha berskala besar dengan nilai modal di atas Rp 5 miliar.

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa prospek ekonomi Kota Pekalongan dinilai menjanjikan oleh investor besar.

Baca Juga: Kota Pekalongan Siap Sambut Investasi Besar, Namun Tetap Seimbang dan Pro-Lokal

Sementara itu, untuk target investasi Kota Pekalongan 2026, hingga kini masih menunggu penetapan resmi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #investasi #pemkot pekalongan #DMPTSP