METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Pekalongan tak hanya dilakukan di jalan raya.
Satlantas Polres Pekalongan Kota kini menyasar kalangan pekerja pabrik melalui edukasi langsung di lingkungan perusahaan.
Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Satlantas menggelar penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada 50 karyawan PT Urip Sugiharto (MPS Kota Pekalongan), Kamis 12 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Kegiatan yang digelar di aula perusahaan tersebut dihadiri KBO Lantas Iptu Satya Ismaja, Kanit Kamsel Aiptu Agus Priyanto, S.H., bersama jajaran personel Satlantas.
Dalam sambutannya, Iptu Satya menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, termasuk para buruh dan karyawan yang setiap hari menggunakan kendaraan untuk bekerja.
“Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Kami ingin para karyawan menjadi pelopor keselamatan, dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan kerja,” tegasnya.
Satlantas Polres Pekalongan Kota berharap edukasi ini mampu membangun kesadaran kolektif di kalangan pekerja, sehingga budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar.
Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Pekalongan diharapkan tetap aman dan kondusif.
Materi penyuluhan kemudian dipaparkan Aiptu Agus Priyanto dengan fokus pada disiplin berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, serta kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan.
Tak hanya penyampaian materi, personel Satlantas juga membagikan brosur dan stiker Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai penguatan pesan kampanye keselamatan. (han/ida)