METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik.
Setelah sejumlah menu yang dinilai kurang layak konsumsi viral di media sosial, terutama selama bulan Ramadan. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan pun angkat bicara terkait polemik tersebut.
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mengaku, pihaknya belum dapat memastikan kondisi seluruh distribusi menu MBG di wilayah Kota Pekalongan, karena pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung dalam pengelolaannya.
Menurutnya, kebijakan penyediaan menu MBG sepenuhnya berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Tekan Nikah Dini, Edukasi Ratusan Pelajar Pelakongan melalui Ramadan Sakinah
Sanitarian Muda Dinkes Kota Pekalongan, Maysaroh, menjelaskan bahwa inspeksi dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan guna melihat kondisi riil pengolahan makanan di lapangan.
Hasil sementara menunjukkan pengelolaan makanan secara umum telah memenuhi standar, mulai dari kebersihan area produksi hingga penggunaan peralatan food grade. Temuan yang ada disebut tidak berdampak signifikan terhadap keamanan pangan.
Dinas Kesehatan menargetkan inspeksi rutin terhadap 21 SPPG yang beroperasi di Kota Pekalongan sepanjang tahun ini guna memastikan mutu gizi dan keamanan makanan tetap terjaga. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla