METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, meminta masyarakat ikut berperan aktif mengawasi kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama selama pelaksanaan di bulan Ramadhan.
Permintaan tersebut disampaikan karena hingga saat ini Pemerintah Kota Pekalongan belum memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap operasional dapur MBG.
Pengawasan teknis program masih menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Belum Pasti Dapat THR, Pemkot Tunggu Aturan
Aaf juga menilai, berbagai unggahan di media sosial belum tentu mencerminkan kondisi seluruh dapur MBG di Kota Pekalongan karena belum dilakukan pengecekan menyeluruh di lapangan.
Sementara itu, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Pekalongan, M Noor Faishal Zakiy, memastikan masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan keluhan apabila menemukan menu MBG yang tidak sesuai standar.
Ia menegaskan, penerima manfaat dapat langsung mengembalikan makanan kepada SPPG yang melayani untuk diganti dengan menu yang layak.
Baca Juga: Mahasiswa Pekalongan Diminta Aktif Laporkan Peredaran Rokok Ilegal
“Jika ditemukan makanan yang tidak laik konsumsi, bisa langsung dikembalikan dan akan kami ganti. Masyarakat juga dapat menyampaikan komplain melalui hotline MBG,” jelas Faishal.
Dengan mekanisme pengaduan tersebut, pemerintah berharap evaluasi kualitas distribusi MBG dapat berjalan cepat, sekaligus memastikan program pemenuhan gizi tetap memberikan manfaat optimal bagi para penerima selama bulan Ramadan. (han/ida)