METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 Kota Pekalongan dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan untuk memulai pembangunan strategis yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Salah satunya melalui groundbreaking Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Pekalongan baru yang akan dibangun di lokasi bekas kantor lama.
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menjelaskan, pembangunan gedung ini merupakan bagian dari transformasi birokrasi menuju sistem pemerintahan yang lebih modern dan terintegrasi.
“Groundbreaking Gedung Setda dan kantor pendukung dilakukan bertepatan dengan HUT, 1 April 2026. Ini langkah nyata untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, pada Selasa 31 Maret 2026.
Gedung Setda baru nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas yang lebih representatif, termasuk ruang kerja yang ergonomis, sistem digital terintegrasi, serta sarana pendukung pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien.
Langkah ini sejalan dengan capaian Pemkot Pekalongan dalam bidang tata kelola pemerintahan.
Pada tahun 2025, Kota Pekalongan berhasil meraih peringkat lima nasional dalam Digital Transformation Governance Index (DTGI), sebagai bentuk pengakuan atas komitmen penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Selain itu, capaian ekonomi juga menunjukkan tren positif. Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 584,5 miliar, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp 306,93 miliar atau 102,84 persen dari target.
Pembangunan gedung Setda ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendukung efisiensi kerja aparatur sipil negara.
Di tengah keterbatasan lahan di wilayah kota, Pemkot Pekalongan terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan ruang secara efektif.
Pembangunan gedung baru ini juga dirancang agar selaras dengan kebutuhan jangka panjang pemerintahan.
Momentum HUT ke-120 menjadi penanda bahwa pembangunan Kota Pekalongan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga penguatan sistem dan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (han/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan