Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pembangunan Gedung Pemkot Pekalongan Rampung September, Awal 2027 Siap Ngantor

Lutfi Hanafi • Kamis, 2 April 2026 | 17:03 WIB
GROUND BREAKING : Pejabat Pemkot Pekalongan bersama tim dari PP saat menggelar prosesi ground breaking komplek Pemkot Pekalongan, Rabu 1 April 2026. (LUTFI HANAFI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
GROUND BREAKING : Pejabat Pemkot Pekalongan bersama tim dari PP saat menggelar prosesi ground breaking komplek Pemkot Pekalongan, Rabu 1 April 2026. (LUTFI HANAFI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan memastikan pembangunan gedung pemerintahan baru bakal rampung pada akhir September 2026.

Meski mengalami penyesuaian tata letak dan lokasi ruang, identitas lokal tetap dipertahankan melalui penamaan ruangan, dan gedung ditargetkan mulai digunakan pada awal 2027.

Kepastian ini disampaikan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid usai prosesi groundbreaking pembangunan gedung Pemkot Pekalongan, Setda, dan DPRD yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan, Rabu 1 April 2026.

“Target dari pelaksana, akhir September 2026 sudah selesai. Tapi untuk mulai ditempati kemungkinan awal 2027. Ini karena masih perlu pengisian interior,” ujarnya.

Pembangunan ini menjadi simbol kebangkitan Kota Pekalongan setelah tragedi 30 Agustus 2025 lalu.

Dengan anggaran sekitar Rp 90 miliar dari pemerintah pusat, proyek ini diharapkan mampu menghadirkan pusat pemerintahan yang lebih representatif dan modern.

Meski terjadi perubahan pada tata letak ruang, Pemkot tetap mempertahankan kearifan lokal dalam penamaan ruangan.

Nama-nama ruang akan tetap menggunakan motif batik khas Pekalongan yang selama ini menjadi identitas budaya daerah.

“Ini bagian dari pelestarian budaya di lingkungan pemerintahan,” tambahnya.

Dari sisi desain, gedung baru ini mengusung konsep minimalis dengan dua lantai pada masing-masing bangunan.

Ada tiga gedung utama yang difungsikan sebagai kantor wali kota dan wakil wali kota, sekretariat daerah beserta bagian-bagiannya, serta fasilitas pendukung seperti aula.

Namun, terdapat perubahan signifikan pada posisi ruang pimpinan. Jika sebelumnya berada di sisi bangunan, kini ruang wali kota, wakil wali kota, dan sekda akan dipusatkan di bagian tengah, berdampingan dengan ruang para asisten.

“Penataan ini agar lebih efektif dan terpusat, sehingga koordinasi antarpimpinan bisa lebih optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Gedung DPRD Kota Pekalongan tetap berada di lokasi semula dan tidak mengalami perubahan posisi.

Meski pembangunan fisik baru akan rampung beberapa bulan ke depan, semangat pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.

“Pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Dengan gedung baru nanti, akan semakin meningkatkan semangat dan kualitas layanan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden RI dan Kementerian Pekerjaan Umum, yang telah memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap pembangunan kembali fasilitas pemerintahan di Kota Pekalongan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #kerusuhan #teror #pemkot pekalongan #infrastruktur