Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Sekda Pekalongan Kembali Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolres Pekalongan Kota

Lutfi Hanafi • Jumat, 10 April 2026 | 02:54 WIB
BERI PENJELASAN : Sekda Pekalongan memberikan keterangan usai diperiksa di Satreskrim Polres Pekalongan Kota, Kamis 9 April 2026. (LUTFI HANAFI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
BERI PENJELASAN : Sekda Pekalongan memberikan keterangan usai diperiksa di Satreskrim Polres Pekalongan Kota, Kamis 9 April 2026. (LUTFI HANAFI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Penanganan dugaan kasus korupsi yang membelit di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan terus bergulir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kali ketiga, di Mapolres Pekalongan Kota, Kamis 9 April 2026.

Berbeda dari pemeriksaan sebelumnya yang berlangsung di aula Mapolres Pekalongan Kota. Kali ini proses pendalaman dilakukan di ruang Satreskrim.

Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, setelah Yulian tiba pukul 09.40 WIB menggunakan mobil dinas dan langsung masuk melalui jalur belakang.

Kehadiran Sekda di hadapan penyidik menandai proses pengusutan perkara ini semakin intensif.

Sejumlah materi yang digali mulai mengerucut pada tahap penyidikan, termasuk isu dugaan praktik outsourcing siluman yang belakangan mencuat.

Saat ditemui awak media, Yulian menyampaikan, pemeriksaan kali ini masih merupakan kelanjutan dari sebelumnya.

“Masih melanjutkan pemeriksaan kemarin, pertanyaannya tidak banyak dan materinya masih sama,” ujarnya singkat.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, ia mengakui beberapa poin yang ditanyakan telah masuk dalam materi penyidikan.

Hal ini mengindikasikan, KPK tengah memperdalam konstruksi perkara yang ditangani.

Tak hanya Sekda, sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Pekalongan juga turut dimintai keterangan.

Di antaranya Sekretaris BPBD Budi Rahardjo, Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo, admin Dinas Kesehatan Jalal, pensiunan Plt Dinperkim Rudi Sulaiman, serta Camat Kedungwuni Bambang Dwi Yuswanto.

Sebelumnya, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap sekitar 63 orang yang terdiri atas ASN dan pejabat OPD.

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap di Polres Pekalongan Kota sebagai bagian dari proses pengumpulan keterangan dan pendalaman data.

Yulian Akbar sendiri sebelumnya membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Ia menyebutkan, pemeriksaan dilakukan berdasarkan surat resmi dari KPK yang ditujukan kepada sejumlah kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Pekalongan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#korupsi Fadia Arafiq #Korupsi Bupati Pekalongan #kpk #Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar