Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkot Pekalongan Buka Pelatihan Gratis, mulai Kelas Barista hingga Teknisi HP

Lutfi Hanafi • Minggu, 19 April 2026 | 22:14 WIB
MENYIMAK MATERI : Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 2026 menyimak materi pelatihan yang digelar UPTD BLK Kota Pekalongan, beberapa waktu lalu. (LUTFI HANAFI /JAWA POS METRO PEKALONGAN)
MENYIMAK MATERI : Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 2026 menyimak materi pelatihan yang digelar UPTD BLK Kota Pekalongan, beberapa waktu lalu. (LUTFI HANAFI /JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali membuka peluang peningkatan keterampilan bagi warganya melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 2026.

Melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), pelatihan ini gratis dengan pilihan enam kelas yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, mulai dari barista hingga teknisi handphone.

Kepala BLK Kota Pekalongan Helmy Hendarsyah mengatakan, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri sekaligus mendorong masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja atau merintis usaha mandiri.

“Kami menyesuaikan materi pelatihan dengan kebutuhan pasar. Jadi peserta tidak hanya memahami teori, tapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa langsung digunakan,” ujarnya, Jumat 17 April 2026.

Program ini membuka pendaftaran secara daring sejak 10 hingga 26 April 2026. Tahap verifikasi dijadwalkan pada 27 April 2026, dilanjutkan seleksi tes pada 28–29 April 2026. Peserta yang lolos akan mulai mengikuti pelatihan pada 11 Mei 2026.

Terdapat enam jenis pelatihan yang ditawarkan, yakni barista (26 hari), las SMAW 3F (26 hari), teknisi AC (33 hari), editor video (33 hari), potong rambut pria/barber (33 hari), serta teknisi HP (36 hari).

Masing-masing program hanya membuka satu kelas dengan kuota terbatas, yakni 16 peserta, sehingga proses belajar dapat lebih intensif dan fokus pada praktik.

Tak hanya mendapatkan pelatihan, peserta juga akan mengikuti uji kompetensi. Sertifikat kompetensi akan diberikan kepada peserta yang dinyatakan lulus sebagai bukti keahlian yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan maupun membuka usaha.

Adapun persyaratan untuk mengikuti program ini antara lain berusia minimal 18 tahun, memiliki KTP Kota Pekalongan, memiliki ijazah, tidak sedang bekerja maupun menempuh pendidikan, serta belum pernah mengikuti pelatihan serupa pada 2024–2025.

Masyarakat yang berminat dapat segera mendaftar melalui tautan resmi yang telah disediakan.

Pemerintah berharap program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pekalongan. (han/ida) 

Editor : Ida Nor Layla
#Program PBK #Pelatihan Berbasis Kompetensi #kota pekalongan #pelatihan #BLK Kota Pekalongan