METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan — Misteri hilangnya seorang lansia di Kota Pekalongan, akhirnya terungkap namun tragis.
Setelah dilaporkan menghilang selama beberapa hari, sang kakek ini ditemukan meninggal dunia di area tambak udang, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Rabu malam 22 April 2026.
Korban diketahui berinisial S, 87, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin 20 April 2026.
Diduga, korban mengalami pikun hingga tersesat di kawasan tambak udang yang jauh dari permukiman.
Penemuan jasad korban bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya sosok mengambang di area tambak.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Pekalongan Kota bersama tim gabungan.
“Berkat informasi masyarakat, korban berhasil ditemukan. Evakuasi berjalan lancar meski medan cukup sulit,” kata Ps. Kasi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, Kamis 23 April 2026.
Dipimpin Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Miyardi, tim gabungan yang terdiri atas petugas Polri, TNI, BPBD, dan PMI, harus menyisir area tambak berlumpur dengan kondisi minim penerangan. Medan licin dan genangan air membuat proses pencarian berlangsung cukup menantang.
Sekitar pukul 20.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup di perairan tambak.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis, dengan petugas harus berjalan kaki menembus medan licin sejauh beberapa kilometer.
Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diduga meninggal akibat tenggelam setelah terpeleset saat berjalan di area tambak,” jelas Kompol Miyardi.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Diketahui, korban memang memiliki riwayat pikun yang memperbesar risiko tersesat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama dalam menjaga anggota keluarga lansia agar kejadian serupa tidak terulang. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla