METROPEKALONGAN, Pekalongan — Suasana haru menyelimuti GOR Jetayu Kota Pekalongan, Sabtu 25 April 2026.
Ratusan calon jamaah haji (Calhaj) resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melepas jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 14 dan Kloter 15 SOC dengan doa dan harapan.
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid bersama jajaran Forkopimda melepas keberangkatan 210 jemaah haji Kloter 14 SOC pada Sabtu dini hari.
Dalam sambutannya, wali kota menyampaikan ucapan selamat jalan sekaligus menitipkan doa khusus untuk Kota Pekalongan.
Ia berharap seluruh jemaah tidak hanya menjalankan ibadah haji dengan lancar, tetapi juga mendoakan agar Kota Pekalongan selalu diberikan kesejahteraan, keamanan, dan dijauhkan dari berbagai musibah serta bencana.
“Kami bersama masyarakat Kota Pekalongan menitipkan doa agar selama di Tanah Suci, para jemaah turut mendoakan kota ini agar selalu aman, sejahtera, dan terhindar dari berbagai bencana,” ujarnya.
Menurut Mas Aaf, kesempatan berhaji adalah anugerah besar mengingat masa tunggu keberangkatan yang mencapai sekitar 15 tahun sejak pendaftaran.
Karena itu, ia meminta para jemaah memanfaatkan momen spiritual tersebut dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah, baik wajib maupun sunah, mengingat cuaca Arab Saudi yang jauh berbeda dengan Indonesia.
“Jaga kesehatan, karena ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh,” tambahnya.
Masih di hari yang sama, Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan Hj. Balgis Diab juga melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 15 SOC yang berjumlah 133 orang.
Pelepasan berlangsung di lokasi yang sama dengan suasana khidmat dan penuh doa.
Balgis menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan jamaah tahun ini dan memastikan Pemkot Pekalongan telah menyiapkan dukungan maksimal, terutama di sektor kesehatan.
“Kami memberikan layanan kesehatan terbaik, baik sebelum keberangkatan maupun saat di Tanah Suci, termasuk menyiapkan Tim Petugas Haji Daerah dan tenaga medis,” jelasnya.
Selain fasilitas kesehatan, pemerintah juga memfasilitasi transportasi dan konsumsi jamaah agar perjalanan ibadah berlangsung nyaman dan lancar.
Terkait situasi Timur Tengah, Balgis menegaskan, seluruh keberangkatan mengikuti arahan pemerintah pusat dan dipastikan tetap aman.
“Alhamdulillah jamaah juga tetap tenang, karena mereka berangkat dengan niat ibadah yang tulus karena Allah SWT,” pungkasnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla