Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dishub Kota Pekalongan Uji Coba Parkir QRIS, Pengguna Tak Perlu Lagi Repot Cari Uang Kecil dan Kembalian

Lutfi Hanafi • Jumat, 29 Mei 2026 | 16:04 WIB
IST
BAYAR PARKIR - Warga Kota Pekalongan yang beraktifitas di Lapangan Mataram sudah mulai bayar parkir pakai QRIS, Jumat (29/5/2026).
IST BAYAR PARKIR - Warga Kota Pekalongan yang beraktifitas di Lapangan Mataram sudah mulai bayar parkir pakai QRIS, Jumat (29/5/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Membayar parkir di Kota Pekalongan kini semakin praktis.

Pengguna kendaraan bermotor tak perlu lagi direpotkan mencari uang pecahan kecil atau menunggu uang kembalian.

Setelah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan melakukan uji coba sistem pembayaran parkir non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan dan Lapangan Mataram, Jumat 29 Mei 2026.

Inovasi ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dalam menghadirkan layanan publik yang lebih modern, cepat, dan transparan sekaligus mendukung percepatan digitalisasi transaksi di daerah.

Sejak uji coba dimulai, masyarakat sudah dapat melakukan pembayaran parkir secara digital hanya dengan memindai kode QRIS melalui aplikasi pembayaran yang tersedia di telepon genggam masing-masing. Dengan cara ini, proses transaksi menjadi lebih sederhana dan efisien.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M Restu Hidayat melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Pekalongan, Hari Putra Setiawan menjelaskan, kegiatan tersebut masih berada pada tahap sosialisasi dan uji coba lapangan sebelum diterapkan secara penuh mulai 1 Juni 2026.

Menurut Hari, penerapan pembayaran parkir berbasis QRIS merupakan bagian dari arahan pimpinan untuk menghadirkan sistem pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern.

"Ini masih tahap sosialisasi sekaligus uji coba lapangan. Arahan pimpinan, mulai 1 Juni 2026 sudah mulai pelaksanaan. Tetapi saat ini sebenarnya sudah bisa dilaksanakan langsung sambil berjalan uji cobanya," ungkapnya.

Suasana uji coba di dua lokasi tersebut berjalan cukup lancar. Petugas parkir maupun masyarakat terlihat cepat beradaptasi dengan sistem baru yang ditawarkan.

Kebiasaan masyarakat menggunakan pembayaran digital dalam berbagai transaksi sehari-hari dinilai menjadi faktor pendukung keberhasilan implementasi awal program ini.

"Alhamdulillah tadi uji coba berhasil. Respons masyarakat juga cukup baik karena sekarang pembayaran digital sudah menjadi kebiasaan sehari-hari," tambah Hari.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa manfaat pembayaran parkir menggunakan QRIS tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga pemerintah daerah.

Dari sisi pengguna, sistem ini memberikan kemudahan karena tidak perlu membawa uang tunai, mencari uang receh, maupun khawatir terkait ketersediaan uang kembalian.

Sementara itu, bagi pengelola parkir, seluruh transaksi dapat tercatat secara digital sehingga lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Sistem tersebut juga dinilai mampu meningkatkan pengawasan serta meminimalkan potensi kesalahan pencatatan transaksi.

Untuk mendukung kelancaran penerapan program, Dishub Kota Pekalongan terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada para juru parkir mengenai mekanisme penggunaan QRIS.

Langkah ini dilakukan agar petugas mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat selama masa transisi menuju sistem pembayaran non tunai.

Selain melakukan sosialisasi kepada petugas, Dishub juga akan terus mengevaluasi pelaksanaan uji coba, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, efektivitas sistem, hingga respons masyarakat sebagai pengguna layanan.

Hari berharap inovasi ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat karena tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan parkir sekaligus menciptakan sistem yang lebih modern dan efisien.

"Kami berharap masyarakat dapat mendukung inovasi ini karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan parkir di Kota Pekalongan agar semakin modern dan memudahkan semua pihak," jelasnya.

Penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS juga sejalan dengan program digitalisasi transaksi daerah yang terus didorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ke depan, apabila hasil evaluasi menunjukkan hasil positif, Dishub Kota Pekalongan berencana memperluas penerapan sistem ini ke sejumlah titik parkir strategis lainnya. (han)

Editor : Ida Nor Layla
#qris #Dishub Kota Pekalongan #parkir