Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Anggaran Pantai Pasir Kencana Terpangkas, Sistem E-Tiket Dan E-Parkir Terhenti

Magang • Jumat, 3 Juli 2026 | 21:44 WIB
TERDAMPAK EFISIENSI ANGGARAN : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
TERDAMPAK EFISIENSI ANGGARAN : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pengembangan objek wisata Pantai Pasir Kencana, Kota Pekalongan, menghadapi tantangan serius.

Efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, berdampak pada sejumlah fasilitas, termasuk penghentian operasional sistem e-tiket dan e-parkir yang sebelumnya diterapkan.

Kasubbag Tata Usaha (TU) Pantai Pasir Kencana, Sulis, menjelaskan, sejak 2022 pengelolaan Pantai Pasir Kencana telah menjadi kewenangan Pemkot Pekalongan.

DIPENUHI RUMPUT LIAR : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
DIPENUHI RUMPUT LIAR : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

Meski pembangunan kawasan wisata tersebut sebelumnya dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat.

"Dengan adanya efisiensi anggaran, dana pengelolaan yang pada tahun 2024 sekitar Rp 200 juta turun hanya sekitar Rp 30 juta setahun," kata Sulis saat ditemui pada Jumat 3 Juli 2026.

 

Baca Juga: Pantai Pasir Kencana Tempat Nongkrong Favorit Warga Pekalongan Utara Menikmati Senja

Menurutnya, keterbatasan anggaran tersebut menyebabkan beberapa fasilitas digital yang sebelumnya tersedia tidak lagi dioperasikan.

Fasilitas e-tiket dan e-parkir sekarang sudah tidak difungsikan lagi karena biaya operasional dan pemeliharaannya cukup besar.

“Saat masih menggunakan anggaran pemerintah pusat, fasilitas itu masih bisa berjalan," tambahnya.

Selain persoalan anggaran, Sulis juga menyoroti kondisi lingkungan di sekitar kawasan wisata.

Salah satunya adalah rumput liar yang menjalar di tembok bagian luar Pantai Pasir Kencana. Penanganan area tersebut merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, sehingga pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari instansi tersebut.

DESTINASI UNGGULAN : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
DESTINASI UNGGULAN : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

"Rumput yang menjalar di tembok luar sebenarnya menjadi kewenangan DLH. Sampai saat ini memang belum ada penanganan," jelasnya.

Karena keterbatasan anggaran, imbuh Sulis, jumlah pegawai di Pantai Pasir Kencana juga mengalami penyesuaian.

Baca Juga: Konser Grup Band Superman is Dead (SID) di Tempag Wisata Pasir Kencana Kota Pekalongan Ricuh, Karena Ini

Jika sebelumnya terdapat 50 karyawan, kini jumlahnya berkurang seiring evaluasi terhadap keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran.

"Dulu jumlah karyawan sekitar 50 orang. Setelah dilakukan evaluasi karena pemasukan dan pengeluaran belum seimbang, sebagian pegawai dipindahkan ke instansi lain sesuai kewenangan Pemkot Pekalongan," katanya.

Sementara itu, salah seorang staf Pantai Pasir Kencana, Awam menyebutkan, saat ini terdapat 34 karyawan yang masih bertugas di kawasan wisata tersebut.

RAMAI PENGUNJUNG : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
RAMAI PENGUNJUNG : Destinasi wisata unggulan Pantai Pasir Kencana terdampak serius atas kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Pekalongan. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

Mereka terbagi dalam beberapa bidang pekerjaan untuk memastikan operasional wisata tetap berjalan.

"Sekarang ada 34 karyawan yang terdiri atas teknisi, petugas kebersihan, perawatan tanaman, petugas loket, security, dan bagian internal," ungkap Awam.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran dan pengurangan jumlah tenaga kerja, imbuhnya, pelayanan pengunjung tetap menjadi prioritas.

“Kami berharap, Pemkot Pekalongan dapat terus melakukan pembenahan agar Pantai Pasir Kencana tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Pekalongan saat ini,” katanya. (moch.falahuddin/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#efisiensi anggaran #wisata unggulan #pemkot pekalongan #destinasi wisata #Pasir Kencana Kota Pekalongan