Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Ratusan Warga Padati Semarak Seni Budaya Pekalongan 2026, Tari Jathilan Reog Meriahkan Taman Kuripan

Magang • Minggu, 5 Juli 2026 | 22:15 WIB
LESTARIKAN BUDAYA : Warga Kota Pekalongan menyaksikan penampilan Tari Daerah Jathilan Reog dalam ajang Semarak Seni Budaya Pekalongan 2026. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
LESTARIKAN BUDAYA : Warga Kota Pekalongan menyaksikan penampilan Tari Daerah Jathilan Reog dalam ajang Semarak Seni Budaya Pekalongan 2026. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati Taman Kuripan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada Minggu 5 Juli 2026.

Mereka menyaksikan penampilan Tari Daerah Jathilan Reog dalam ajang Semarak Seni Budaya Pekalongan 2026.

Kegiatan yang digelar sebagai upaya melestarikan seni budaya tradisional ini menghadirkan beragam pertunjukan khas daerah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Acara yang berlangsung sejak sore hari tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat Kota Pekalongan.

Penampilan Tari Daerah Jathilan Reog berhasil memukau para penonton dengan atraksi yang enerjik serta iringan musik tradisional yang khas.

Kehadiran ratusan pengunjung menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kesenian tradisional yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Salah seorang penari Tari Daerah Jathilan Reog, Ali, mengatakan, kesenian tersebut telah berkembang di Pekalongan sejak tahun 1995 dan mulai mendapat pengakuan pada 1996.

Menurutnya, eksistensi Jathilan Reog semakin dikenal masyarakat sejak sekitar tahun 2010.

"Kami rutin berlatih di sanggar sebelum tampil di berbagai acara. Alhamdulillah saya merasa bangga bisa tampil di Semarak Seni Budaya Pekalongan 2026 karena ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Jathilan Reog kepada masyarakat yang lebih luas," ungkap Ali.

Ali juga menegaskan bahwa Tari Daerah Jathilan Reog tidak hanya berkembang di Ponorogo, tetapi juga telah menjadi bagian dari kekayaan seni budaya masyarakat Pekalongan.

Melalui kegiatan seperti Semarak Seni Budaya Pekalongan 2026, diharapkan kesenian tradisional terus hidup, dikenal oleh generasi muda, serta menjadi kebanggaan masyarakat daerah.

"Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah pelestarian budaya daerah," kata Camat Pekalongan Selatan Sumadi SIP.

Sementara itu, Anggota DPR RI H. Asraf Abu mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan melestarikan kesenian tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa.

"Kesenian tradisional adalah warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai kesenian milik bangsa kita justru diakui atau diambil oleh pihak lain. Mari kita lestarikan dan banggakan budaya sendiri," katanya. (moch.falahuddin/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#tari jathilan reog #seni budaya #kota pekalongan