METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Suasana di Kompleks Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, tampak berbeda dari biasanya, Jumat (10/7/2026). Puluhan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) berkumpul bukan untuk mengikuti rapat, melainkan membawa sapu, cangkul, sabit, hingga penggaruk sampah.
Usai mengikuti apel, para pegawai langsung bergerak menuju sejumlah titik yang telah dibagi. Mereka bergotong royong membersihkan kawasan Lapangan Mataram, kompleks Balai Kota Pekalongan, hingga sejumlah ruas jalan protokol.
Aksi bersih-bersih menyasar Jalan Mataram, Jalan Majapahit, Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Jalan Singosari, serta kawasan Hutan Kota di Jalan Wilis. Rumput liar dipangkas, daun-daun kering yang menumpuk di taman dan bantaran sungai dikumpulkan, sementara endapan lumpur serta sampah di saluran drainase dikeruk agar aliran air kembali lancar.
Pemandangan para ASN yang rela turun langsung membersihkan jalan, taman, hingga selokan menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya sekadar imbauan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.
Gerakan Indonesia Asri merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan dan mewujudkan kawasan yang bersih, sehat, aman, serta nyaman.
Di Kota Pekalongan, kegiatan dipusatkan di kawasan Lapangan Mataram dengan melibatkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, bersama jajaran TNI, Polri, OPD, komunitas, dan masyarakat.
Slamet Budiyanto menegaskan, Gerakan Indonesia Asri diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
"Ini merupakan arahan Bapak Presiden agar kita bersama-sama menjaga lingkungan. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dilaksanakan," ujarnya.
Menurutnya, persoalan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Budaya gotong royong perlu terus dihidupkan agar lingkungan tetap terawat sekaligus mampu meminimalkan berbagai persoalan, seperti banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah dan endapan lumpur.
Selain kerja bakti massal, Gerakan Indonesia Asri di Kota Pekalongan juga dirangkai dengan kegiatan donor darah dan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.
Seluruh rangkaian kegiatan turut dipantau pemerintah pusat melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri secara nasional.
Pemkot Pekalongan berharap aksi bersih-bersih yang diawali oleh para pegawai pemerintah ini dapat menginspirasi masyarakat untuk ikut membudayakan kepedulian terhadap lingkungan di kawasan tempat tinggal masing-masing. (han/dit)