Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

BLK Kota Pekalongan Bekali Peserta Teknik Rias Hadapi Tantangan Dunia Profesional

Lutfi Hanafi • Jumat, 10 Juli 2026 | 17:25 WIB
MERIAS - Salah satu pelatihan rias di BLK Kota Pekalongan saat berlatih teknik Geriatri pada pelatihan yang digelar beberapa Waktu kemarin.(IST)
MERIAS - Salah satu pelatihan rias di BLK Kota Pekalongan saat berlatih teknik Geriatri pada pelatihan yang digelar beberapa Waktu kemarin.(IST)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Menjadi penata rias profesional tidak cukup hanya piawai merias wajah yang mulus dan tanpa cela. Untuk membentuk sumber daya yang siap bersaing di industri kecantikan, Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan justru mengawali pembelajaran peserta Kelas Tata Rias dengan tantangan yang lebih kompleks, yakni menguasai teknik rias geriatri pada model perempuan berusia 40 tahun ke atas.

Materi tersebut sengaja diberikan sejak awal pelatihan agar para peserta, yang mayoritas berasal dari kalangan Generasi Z, terbiasa menghadapi kondisi wajah dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.

Mereka diajarkan teknik rias korektif untuk menyamarkan berbagai permasalahan kulit, mulai dari flek hitam, bekas jerawat, garis halus, hingga kerutan yang umumnya muncul seiring bertambahnya usia.

Instruktur Kelas Tata Rias BLK Kota Pekalongan, Rizki Mulyanti, mengatakan teknik rias geriatri menjadi bekal penting bagi calon penata rias agar mampu melayani berbagai karakter dan usia pelanggan secara profesional.

Baca Juga: Gerakan Indonesia Asri Digelar di Pekalongan, Pegawai Pemkot Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Ajak Warga Peduli

Baca Juga: Dari Perbatasan NKRI ke Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi Siap Lanjutkan Pengabdian

"Materi rias wajah geriatri kami berikan sejak awal pelatihan agar peserta terbiasa menghadapi tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Dengan teknik korektif ini, mereka belajar menyamarkan berbagai kekurangan pada wajah sehingga hasil riasan terlihat lebih maksimal," jelas Rizki, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, kemampuan merias wajah dewasa hingga lanjut usia membutuhkan ketelitian lebih dibandingkan rias wajah pada kulit muda.

Penata rias harus memahami karakter kulit yang cenderung lebih tipis, kehilangan elastisitas, hingga memiliki banyak garis ekspresi agar hasil akhir tetap terlihat natural dan elegan.

Menariknya, para peserta yang didominasi Generasi Z mampu beradaptasi dengan cepat terhadap materi yang diberikan.

 Kebiasaan mereka mempelajari berbagai teknik tata rias melalui media sosial menjadi modal awal yang mempermudah proses pembelajaran di kelas.

Baca Juga: Pemkot Pekalongan Gandeng Sejumlah Yayasan Santuni 70 Anak Yatim, Berharap Penerima Manfaat Terus Bertambah Tiap Tahun

Baca Juga: Wali Kota Aaf Apresiasi Dedikasi Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Sinergi TNI dan Pemkot Pekalongan Makin Solid

"Kami melihat peserta dari kalangan Gen Z memiliki kemampuan belajar yang sangat cepat karena sudah akrab dengan berbagai tutorial kecantikan di media sosial. Hal itu menjadi nilai tambah dalam proses pelatihan meski sesekali muncul diskusi dan perbedaan pendapat di kelas," ungkapnya.

Meski demikian, Rizki menilai pelatihan secara langsung tetap memiliki peran penting. Di dalam kelas, peserta tidak hanya belajar mengikuti tren, tetapi juga memahami teori, teknik, etika profesi, hingga standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Melalui pembelajaran yang komprehensif tersebut, peserta diharapkan memiliki kemampuan yang lebih matang saat memasuki industri kecantikan maupun membuka usaha jasa tata rias secara mandiri.

Melalui pelatihan yang menitikberatkan pada penguasaan teknik rias geriatri dan keterampilan korektif, BLK Kota Pekalongan optimis mencetak penata rias yang tidak hanya mengikuti tren kecantikan, tetapi juga memiliki kompetensi profesional untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia industri yang semakin kompetitif.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. BLK Kota Pekalongan sebelumnya berhasil mencatatkan tingkat kelulusan 100 persen pada uji kompetensi peserta tata rias, sebuah capaian yang menjadi motivasi bagi angkatan tahun ini untuk mempertahankan prestasi serupa.

"Kami berharap seluruh peserta tahun ini dapat mengikuti jejak alumni yang lulus uji kompetensi 100 persen dan siap terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri, terlebih menjelang meningkatnya kebutuhan jasa tata rias pada momentum Agustus mendatang," pungkas Rizki.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#palatihan #rias #merias #generasi z #balai latihan kerja