Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Komunitas Buka Buku Hadirkan Ruang Literasi bagi Anak Muda Pekalongan

Magang • Senin, 13 Juli 2026 | 17:08 WIB
TINGKATKAN LITERASI : Komunitas Buka Buku kembali menggelar pertemuan rutin literasi di kawasan Monumen Juang, Kota Pekalongan, Minggu 12 Juli 2026. (MOH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
TINGKATKAN LITERASI : Komunitas Buka Buku kembali menggelar pertemuan rutin literasi di kawasan Monumen Juang, Kota Pekalongan, Minggu 12 Juli 2026. (MOH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Komunitas Buka Buku kembali menggelar pertemuan rutin literasi di kawasan Monumen Juang, Kota Pekalongan, Minggu 12 Juli 2026. 

Kegiatan yang diikuti puluhan anak muda dari berbagai latar belakang ini menjadi ruang berbagi cerita, berdiskusi, dan bertukar gagasan melalui buku dengan semangat membangun budaya literasi di Kota Pekalongan.

Dalam setiap pertemuan, peserta diajak membahas beragam buku, mulai dari buku pengembangan diri, sastra, hingga isu sosial.

Tak hanya mengulas isi buku, mereka juga saling berbagi pengalaman dan sudut pandang yang diperoleh dari bacaan masing-masing.

Menariknya, komunitas ini terbuka bagi siapa saja. Peserta tidak dituntut telah membaca banyak buku atau memiliki kemampuan khusus dalam berdiskusi.

Cukup datang dengan rasa ingin tahu dan keinginan untuk saling berbagi, setiap orang dapat menjadi bagian dari ruang belajar bersama tersebut.

Penggerak Komunitas Buka Buku, Arsyad, mengatakan komunitas ini berdiri sekitar tahun 2024.

ABADIKAN MOMEN : Komunitas Buka Buku kembali menggelar pertemuan rutin literasi di kawasan Monumen Juang, Kota Pekalongan, Minggu 12 Juli 2026. (MOH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
ABADIKAN MOMEN : Komunitas Buka Buku kembali menggelar pertemuan rutin literasi di kawasan Monumen Juang, Kota Pekalongan, Minggu 12 Juli 2026. (MOH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

Berawal dari kegelisahan melihat minimnya ruang diskusi literasi bagi anak muda di Pekalongan, ia bersama beberapa rekannya kemudian berinisiatif membentuk wadah yang terbuka untuk siapa saja yang ingin menumbuhkan minat membaca.

"Awalnya kami melihat di Pekalongan masih jarang ada ruang diskusi literasi untuk anak muda. Dari situ muncul keinginan untuk membuat komunitas yang bisa menjadi tempat bertemu, berdiskusi, dan belajar bersama melalui buku," ujar Arsyad.

Salah satu anggota komunitas, Zainul, mengaku telah bergabung selama kurang lebih dua tahun.

Menurutnya, komunitas tersebut tidak hanya menambah wawasan melalui buku, tetapi juga memperluas pertemanan dengan orang-orang yang memiliki semangat belajar yang sama.

"Saya sudah bergabung sekitar dua tahun. Yang saya rasakan bukan hanya mendapatkan ilmu dari buku, tetapi juga bertemu teman-teman baru dengan berbagai sudut pandang yang membuat diskusi semakin menarik," katanya.

Pertemuan Komunitas Buka Buku diselenggarakan secara rutin setiap satu bulan sekali, tepatnya pada Minggu pekan kedua.

Melalui kegiatan sederhana yang dilakukan di ruang terbuka, komunitas ini berharap semakin banyak anak muda Pekalongan yang tertarik menjadikan membaca dan berdiskusi sebagai bagian dari gaya hidup.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Komunitas Buka Buku ingin membuktikan bahwa buku masih memiliki tempat di hati generasi muda.

Bagi mereka, setiap halaman yang dibaca bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membuka ruang untuk saling memahami, berbagi cerita, dan membangun budaya literasi yang lebih kuat di Kota Pekalongan. (moch.falahuddin/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
Monumen Djoeang Komunitas Buka Buku pertemuan literasi kota pekalongan