METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan terus memperkuat sistem perlindungan masyarakat dari ancaman kebakaran. Salah satu langkah yang kini diprioritaskan adalah memperluas jaringan hidran di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan pembangunan gedung Pemerintah Kota Pekalongan dan DPRD Kota Pekalongan, agar proses penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol P3KP, Pemkot Pekalongan terus memetakan kebutuhan infrastruktur pendukung pemadaman yang dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kedaruratan di wilayah kota.
Kepala Bidang Damkarmat Satpol P3KP Kota Pekalongan, Kukuh Adi Sri Satyanto, menjelaskan bahwa pengembangan jaringan hidran tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap titik pemasangan harus mempertimbangkan ketersediaan jaringan air bersih agar pasokan air tetap optimal saat terjadi kebakaran.
Baca Juga: TMMD Sengkuyung III 2026 Sentuh Buaran Kradenan, Perbaikan Jalan hingga RTLH Jadi Prioritas
Karena itu, Damkarmat terus menjalin koordinasi dengan Perumda Air Minum Tirtayasa serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan untuk menyelaraskan rencana pemasangan hidran dengan peta jaringan pipa distribusi air.
"Ke depan, usulan pemasangan hidran akan kami sesuaikan dengan peta jaringan pipa PDAM sehingga suplai air bisa maksimal saat digunakan untuk penanganan kebakaran," ujar Kukuh, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, terutama di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi maupun pusat pelayanan publik.
Sebagai bagian dari pengembangan jaringan, pada tahun lalu Damkarmat telah memasang satu unit hidran baru di depan Markas Komando (Mako) Damkar Kelurahan Panjang. Lokasi tersebut dipilih karena didukung jaringan pipa PDAM berkapasitas besar sehingga mampu menyuplai kebutuhan air saat operasi pemadaman berlangsung.
Baca Juga: Meracik Harapan di Balik Secangkir Kopi, Penyandang Tuli dan ATS Temukan Jalan Baru Menuju Wirausaha
Ke depan, Damkarmat juga mengusulkan pemasangan hidran di kawasan pembangunan kompleks gedung Pemerintah Kota Pekalongan dan DPRD Kota Pekalongan. Selain itu, sejumlah lokasi strategis lain juga masuk dalam kajian untuk memperluas jangkauan layanan pemadaman kebakaran.
Kukuh menilai keberadaan hidran di area pemerintahan maupun fasilitas publik akan mempercepat respons petugas ketika terjadi keadaan darurat sekaligus meminimalkan risiko meluasnya kebakaran.
Selain mengandalkan hidran milik pemerintah, Damkarmat juga membangun kolaborasi dengan sektor swasta. Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pekalongan telah memiliki hidran mandiri yang dapat dimanfaatkan dalam kondisi darurat melalui koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
Beberapa pusat perbelanjaan yang telah dilengkapi hidran antara lain Yogya Mall, Ramayana, dan Transmart. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat sistem perlindungan kebakaran di kawasan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
"Langkah ini menjadi bagian dari sinergi kami untuk meningkatkan keamanan dan mempercepat penanganan kebakaran di Kota Pekalongan," tandas Kukuh.(han/dit)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com