METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Harapan untuk menghidupkan kembali kejayaan Sepak Bola Persip Kota Pekalongan mengemuka dalam Forum Besar Bersama.
Yakni, forum yang mempertemukan empat elemen suporter, yakni Kalong Mania, Brigata Batik City (BBC), Batbois, dan Sneper Independent di Gedung aula PKK Kota Pekalongan, bersama masyarakat pecinta Persip, Sabtu lalu 4 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menghasilkan satu kesepakatan, yakni mengusung inisiatif "Persip Dicekel Cah-Cah" sebagai semangat baru dalam pengelolaan klub yang lebih melibatkan suporter.
Ketua Kalong Mania, Yesa Priyo Oetomo menjelaskan, slogan Persip Dicekel Cah-Cah mencerminkan harapan agar Persip dikelola oleh kepengurusan yang dibentuk melalui Aliansi Suporter.
Menurutnya, mekanisme pembentukan kepengurusan akan dibahas lebih lanjut dalam forum internal yang dijadwalkan akhir Juli 2026 dengan melibatkan lima perwakilan dari masing-masing kelompok suporter.
Aliansi ini memiliki target agar Persip kembali berlaga di Liga 4, promosi ke Liga 3, hingga suatu saat kembali tampil di Liga 2 seperti masa kejayaannya.
Untuk mendukung operasional klub, rencana pendanaan akan disusun melalui berbagai sumber, mulai dari dukungan APBD, kerja sama sponsor, penjualan tiket pertandingan, hingga merchandise resmi Persip” Jelasnya.
Mantan Sekretaris Persip 2024, Zaenal Abidin, menyambut baik inisiatif tersebut.
Menurutnya, yang terpenting bukan siapa yang mengelola klub, melainkan komitmen untuk membangun Persip dan membawa nama baik Kota Pekalongan di kancah sepak bola nasional.
"Siapa pun yang mengelola Persip tidak menjadi persoalan. Yang terpenting adalah memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun klub dan mengembalikan Persip ke kompetisi resmi agar kembali mengharumkan nama Kota Pekalongan," ujarnya.
Sementara itu, salah satu anggota Kalong Mania, Windi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para suporter untuk menyampaikan aspirasi yang selama ini belum tersampaikan.
"Forum ini seperti tempat menyampaikan keluh kesah dan pendapat teman-teman suporter. Semua aspirasi ditulis dan didengar untuk menjadi bahan pembahasan bersama," katanya Pada Wawancara Rabu, 15 Juli 2026.
Bagi para suporter, Persip bukan sekadar klub sepak bola. Lebih dari itu, Persip merupakan identitas dan kebanggaan Kota Pekalongan.
Melalui gerakan "Persip Dicekel Cah-Cah", mereka berharap klub berjuluk Laskar Kalong itu dapat kembali bangkit dengan semangat kebersamaan.
Dengan demikian, mampu bersaing lagi di kompetisi nasional dan menghidupkan kembali gairah sepak bola di Kota Batik. (moch.falahuddin/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan