Taman Jlamprang Kota Pekalongan Mulai Ditinggalkan, Meski Begitu Warga Bersyukur Terlindung dari Rob

Magang • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 21:00 WIB
KURANG TERAWAT : Taman Jlamprang di kawasan Glego, Jalan Jlambrang, Kota Pekalongan, pernah menjadi salah satu ruang publik favorit warga. (SALWA NAJAHA/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
KURANG TERAWAT : Taman Jlamprang di kawasan Glego, Jalan Jlambrang, Kota Pekalongan, pernah menjadi salah satu ruang publik favorit warga. (SALWA NAJAHA/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Taman Jlamprang di kawasan Glego, Jalan Jlambrang, Kota Pekalongan, pernah menjadi salah satu ruang publik favorit warga. 

Bertahun-tahun silam, taman yang berada di pinggir kali itu selalu ramai oleh muda-mudi hingga keluarga kecil mulai pagi hingga malam sembari melihat kendaraan berlalu lalang.

Namun taman tersebut kini ditinggalkan warga karena kurang terawat. Kendati begitu, taman yang yang diperkuat dengan tanggul tinggi tersebut melindungi permukiman warga dari banjir.

Salah seorang penjual nasi di depan Taman Jlamprang Amelia Rosyada mengatakan, Taman Jlamprang kini sudah jarang ada pengunjung. Bahkan hampir tidak ada.  

“Dulu memang banyak sekali yang berkunjung untuk sekedar duduk-duduk. Tapi sepertinya anak muda zaman sekarang sukanya nongkrong di angkringan ataupun kafe,” katanya Senin 20 Juli 2025.

Penjual nasi yang kerap disapa Amel ini menambahkan, Taman Jlamprang sudah direnovasi beberapa kali dan yang terakhir 3 tahun lalu.

Bahkan, dulunya dilengkapi tempat duduk dicat berwarna-warni sehingga terlihat estetik dari kejauhan. Namun sekarang sudah berbeda.

Amel menekankan, bukan karena tamannya yang tak lagi terlihat menyenangkan, tapi karena banyak anak muda yang sudah tak minat duduk di taman.

Kendati setiap malam banyak penjual makanan berjejer di taman seperti cimol, cilok, nasi goreng, hingga takoyaki, tetap tak memantik ketertarikan kaum muda-mudi datang untuk sekadar duduk atau berkumpul. Mereka hanya jajan lalu pergi.

Di balik berkurangnya aktivitas warga di taman tersebut, renovasi yang dilakukan bisa membawa manfaat lain.

Kawasan yang sebelumnya kerap terdampak banjir kini lebih terlindungi berkat keberadaan tanggul yang dibangun bersamaan dengan penataan taman.

Warga lainnya, Miko, mengaku keberadaan tanggul tersebut melindungi warga dari banjir yang dahulu sering memasuki permukiman, kini sudah jauh berkurang.

“Dulu tamannya tidak ada tembok pembatas sama kali, sekarang dilengkapi tanggul. Walaupun sekarang sudah sepi, manfaat tanggulnya besar. Sekarang air sudah tidak mudah masuk ke permukiman," kata Miko senang.

Lebih lanjut, imbuh Miko, taman ini meskipun terlihat tak terawat, namun warga senang.

“Terpenting tidak menumpuk sampah. Kalaupun ada sampah berserakan, karena ada orang gila yang suka menyebar disana,” ujarnya. (salwa.najaha/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
Taman Jlamprang Klego Kota Pekalongan wisata warga