METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Mie Gacoan di Jalan Imam Bonjol Kota Pekalongan atau outlet Mie Pedas Cabang 2, kini menghadirkan berbagai pembaruan layanan.
Setelah sempat menjadi sorotan akibat persoalan lahan parkir pada April 2026 lalu.
Selain menerapkan sistem parkir elektronik (e-parking), pelanggan juga dapat memesan makanan langsung dari meja melalui sistem digital tanpa harus mengantre di kasir.
Perubahan tersebut menjadikan suasana pelayanan menjadi lebih tertata. Pengunjung cukup memilih menu melalui perangkat yang tersedia di meja, kemudian menunggu nomor antrean dipanggil.
Fasilitas lain seperti area makan yang luas, kebersihan ruangan, toilet, dan area parkir yang lebih rapi juga menjadi nilai tambah bagi pelanggan.
Di sisi lain, penerapan sistem e-parking turut mengubah pola pengelolaan parkir. Jika sebelumnya parkir dikelola langsung oleh masyarakat sekitar, kini pengelolaannya berada di bawah vendor PT Setia Bersama (SB). Meski demikian, petugas parkir yang bekerja tetap berasal dari warga sekitar.
Salah seorang petugas parkir mengatakan, sebelum diberlakukannya sistem elektronik, arus kendaraan justru lebih ramai karena kendaraan bisa keluar masuk dengan lebih cepat.
"Dulu sebelum ada e-parking lebih ramai. Kendaraan bisa langsung masuk tanpa harus antre saat kondisi ramai. Sekarang memang lebih tertata, tetapi proses masuknya sedikit lebih lama," ujarnya saat ditemui, Selasa 21 Juli 2026.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sembilan petugas parkir yang bekerja secara bergiliran.
Tugas mereka tidak lagi melakukan penarikan parkir secara manual, melainkan membantu mengatur posisi kendaraan serta membantu pengunjung yang mengalami kesulitan saat parkir.
Menurutnya, sebagian besar pengelolaan jasa parkir di Kota Pekalongan berada di bawah komunitas yang sama dan dikelola melalui vendor.
Sistem tersebut dinilai tetap membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar sekaligus memberikan pendapatan harian yang dianggap lebih menguntungkan dibandingkan sistem gaji tetap.
Penerapan e-parking di outlet Mie Pedas Cabang 2 menjadi salah satu upaya modernisasi layanan yang mulai diterapkan di Kota Pekalongan. Meski
masih memerlukan penyesuaian, sistem ini diharapkan mampu menciptakan parkir yang lebih tertib, transparan, dan efisien, sejalan dengan penerapan teknologi di berbagai kota besar di Indonesia. (moch.falahuddin/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan