METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Di tengah menjamurnya kafe dan tempat makan modern, Warung Sekoteng Pak Woh di Jalan Kenanga, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, tetap bertahan.
Warung yang beroperasi sejak era 1980-an ini, menjadi salah satu kuliner legendaris yang digemari masyarakat.
Warung ini hingga kini masih ramai dikunjungi berkat cita rasa yang konsisten serta pilihan menu yang beragam.
Pemilik Warung Sekoteng Pak Woh, Harlina mengatakan, usaha tersebut merupakan bisnis keluarga yang telah dirintis sejak tahun 1980-an dan terus dipertahankan hingga sekarang.
"Warung ini sudah ada sejak tahun 80-an. Awalnya usaha keluarga dan sampai sekarang, tetap menjaga cita rasanya supaya pelanggan tidak kecewa," kata Harlina saat ditemui, Kamis 23 Juli 2026.
Warungnya buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 02.30 WIB dini hari.
Selain menyajikan es sekoteng sebagai menu andalan, warung tersebut juga menyediakan berbagai menu makanan yang dapat dinikmati pelanggan.
Menurut Harlina, menu yang paling banyak dipesan pengunjung adalah nasi megono dengan lauk campur, tempe goreng, dan es sekoteng.
Satu porsi es sekoteng dibanderol dengan harga Rp 8.000, sehingga tetap terjangkau bagi berbagai kalangan.
Selain menu yang lengkap, suasana warung yang nyaman juga menjadi daya tarik tersendiri.
Pengunjung dapat memilih duduk di kursi maupun area lesehan sehingga cocok untuk makan bersama keluarga maupun berkumpul dengan teman.
Salah seorang pelanggan, M Miftakhul Ulum, 21, mengaku kerap singgah ke Warung Sekoteng Pak Woh setelah memancing atau sekadar berkumpul bersama teman.
"Saya sering mampir ke sini seringnya kalau pulang mancing. Biasanya pesan es sekoteng sama makan, atau kadang cuma nongkrong karena tempatnya nyaman," katanya.
Bagi banyak warga Pekalongan, Es Sekoteng Pak Woh bukan sekadar minuman pelepas dahaga.
Perpaduan rasa manis yang khas, isian yang beragam, serta konsistensi cita rasa selama puluhan tahun menjadikan warung ini tetap dikenang lintas generasi.
Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern, Warung Sekoteng Pak Woh membuktikan bahwa menjaga kualitas dan mempertahankan tradisi merupakan kunci untuk tetap bertahan di hati pelanggan. (moch.falahuddin/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan