METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integrasi Angkatan ke-65 Kelompok 10 Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan melakukan pemetaan lokasi penempatan dropbox sampah.
Khususnya di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program Eco Masjid dan Sedekah Sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Mahasiswa bersama warga meninjau sejumlah musala di setiap RW untuk mengidentifikasi lokasi yang strategis sebagai tempat penempatan dropbox sampah. Musala dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan mudah dijangkau warga.
Namun, hasil survei menunjukkan sebagian besar musala belum memiliki fasilitas dropbox sampah.
Selain itu, keterbatasan lahan di sekitar musala menjadi kendala sehingga mahasiswa belum menemukan lokasi yang ideal tanpa mengganggu aktivitas ibadah maupun akses masyarakat.
Lurah Bandengan, Basuky mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, persoalan utama di wilayah Bandengan bukan hanya rob dan banjir, tetapi juga rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.
"Program Eco Masjid dan Sedekah Sampah ini bagus karena memiliki inovasi dengan memberdayakan masjid dan pengelolanya. Harapannya nanti bisa diterapkan di seluruh musala, tidak hanya terpusat di satu masjid," ujarnya.
Koordinator Desa KKN Kelompok 10, Habib Mahdlor Firmana mengatakan, pemetaan dilakukan agar program kerja yang dijalankan sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
"Survei ini menjadi dasar untuk menentukan lokasi yang tepat sehingga program dapat berjalan efektif, realistis, dan memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.
Selanjutnya, tim KKN akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, pengurus musala, dan ketua RW guna menentukan lokasi alternatif yang sesuai.
Mahasiswa berharap program pengelolaan sampah tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Kelurahan Bandengan. (moch.falahuddin/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan