Kapolres Perempuan Pertama di Kota Pekalongan, AKBP Dies Ferra Ningtias Fokus Jaga Kota Tetap Aman dan Dekat dengan Masyarakat

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 12:22 WIB
APEL : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias saat pertama kali memimpin apel di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Rabu petang (29/7/2026).  (Lutfi Hanafi/ (Jawa Pos Metro Pekalongan)
APEL : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias saat pertama kali memimpin apel di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Rabu petang (29/7/2026).  (Lutfi Hanafi/ (Jawa Pos Metro Pekalongan)

 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Pekalongan Kota resmi berganti. AKBP Dies Ferra Ningtias kini dipercaya menjadi Kapolres Pekalongan Kota menggantikan AKBP Riki Yariandi.

Sebagai kapolres perempuan pertama di Kota Pekalongan, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026). Usai sertijab, tradisi penyambutan digelar di halaman Mapolres Pekalongan Kota dengan pengalungan bunga, Pedang Pora, penyerahan kunci mako secara simbolis, pemotongan pita, hingga apel farewell yang diikuti pejabat utama, para kapolsek, dan seluruh personel.

Baca Juga: Penuh Haru, AKBP Riki Yariandi Tinggalkan Polres Pekalongan Kota dan Berpesan Jaga Kepercayaan Masyarakat

Baca Juga: Jateng Jadi Provinsi Pertama Terapkan Pendidikan Koperasi di Sekolah, Kota Pekalongan Siap Dukung

Sebelum dipercaya memimpin Polres Pekalongan Kota, AKBP Dies Ferra Ningtias mengemban tugas sebagai Kataud Itwasum Polri. Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2005 itu kini mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat Kapolres di Kota Pekalongan.

Dalam perkenalan perdananya kepada masyarakat, AKBP Dies menegaskan bahwa dirinya tidak datang untuk memulai dari nol, melainkan meneruskan fondasi yang telah dibangun oleh pendahulunya.

"Kami akan mengoptimalkan dan melanjutkan dedikasi yang telah dibangun Bapak AKBP Riki Yariandi. Tugas kami sekarang adalah melanjutkan perjuangan beliau agar Kota Pekalongan tetap menjadi kota yang aman, tertib, dan kondusif," ujar AKBP Dies.

Baca Juga: Warga Pekalongan Bisa Pantau Realisasi PBB Real Time, Bebas Denda Diperpanjang hingga Akhir Juli 2026

Baca Juga: OTT KPK Guncang Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Sempat Diperiksa di Polres Sebelum Dibawa ke Jakarta

Ia menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan adalah mempelajari karakteristik wilayah serta memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keamanan tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat.

"Saya ingin mengenal Kota Pekalongan lebih dekat, mulai dari masyarakat di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga pemerintah daerah. Sinergi dengan seluruh elemen menjadi kunci agar situasi kamtibmas tetap terjaga," katanya.

 

AKBP Dies juga memastikan pelayanan kepada masyarakat akan menjadi prioritas utama selama masa kepemimpinannya. Ia mengajak seluruh personel Polres Pekalongan Kota untuk menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan berintegritas.

Sementara itu, AKBP Riki Yariandi yang kini mendapat amanah sebagai Kapolres Lumajang, Jawa Timur, menyampaikan rasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Polres Pekalongan Kota. Ia berpesan agar seluruh anggota terus menjaga soliditas serta mempertahankan kepercayaan masyarakat.

"Saya bangga dan hormat kepada seluruh anggota Polres Pekalongan Kota. Teruslah menjadi Bhayangkara sejati, jaga soliditas dan integritas agar Polres Pekalongan Kota tetap profesional, adaptif, dan dicintai masyarakat," tutur AKBP Riki.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
AKBP Dies Ferra Ningtias Polres Pekalongan Kota Kapolres Pekalongan Kota