METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Roadshow Bunda Literasi Kota Pekalongan tidak hanya mengajak anak-anak gemar membaca, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi, menampilkan karya, hingga belajar memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
Bahkan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penobatan Duta Literasi Sekolah sebagai motor penggerak budaya membaca di lingkungan pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) bersama Dinas Pendidikan dalam Roadshow Bunda Literasi yang digelar di SD Negeri Kandang Panjang 10, Kecamatan Pekalongan Utara, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat "Pekalongan Membaca, Pekalongan Hebat, Merdeka Literasi" itu berlangsung meriah. Selain kampanye gemar membaca, siswa juga disuguhkan pameran hasil karya pelajar dari berbagai sekolah di Kota Pekalongan.
Beragam karya kreatif dipamerkan sebagai bukti bahwa budaya literasi mampu melahirkan inovasi dan kreativitas generasi muda.
Baca Juga: APBD Perubahan 2026 Prioritaskan Jalan dan Mobil Damkar
Baca Juga: Bayi Lelaki Ditinggal Dalam Keadaan Menangis Dekat Terminal, Polisi Selidiki Pelaku
Suasana semakin semarak dengan penampilan tari kreasi baru yang mengangkat kehidupan para nelayan Kota Pekalongan.
Tarian tersebut menggambarkan semangat, kerja keras, serta budaya masyarakat pesisir yang menjadi identitas Kota Batik, sekaligus menjadi media pembelajaran agar siswa semakin mengenal potensi daerahnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelajar yang aktif menggerakkan budaya membaca, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penobatan Duta Literasi Sekolah.
Para siswa yang terpilih diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus mengajak teman-temannya untuk semakin mencintai buku, meningkatkan kemampuan literasi, dan memanfaatkan teknologi digital secara positif.
Tidak sekadar mendengarkan materi, para siswa juga mengikuti berbagai kegiatan edukatif seperti dongeng cerita rakyat, kuis berhadiah, permainan literasi, layanan perpustakaan keliling, pembacaan ikrar gemar membaca, hingga edukasi penggunaan internet sehat.
Baca Juga: Career Expo 2026, BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Perusahaan Peduli Pekerja
Baca Juga: Dari GATRA ke Adhyaksa, Jejak Inspiratif Dr. Khunaifi
Bunda Literasi Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., mengaku bersyukur Roadshow Bunda Literasi tahun ini mendapat sambutan hangat dari seluruh keluarga besar SDN Kandang Panjang 10.
"Alhamdulillah Roadshow Bunda Literasi periode ini diawali di SDN Kandang Panjang 10. Sambutan hangat dari para siswa dan guru menjadi semangat bagi kami untuk terus mengampanyekan gerakan gemar membaca. Literasi harus tumbuh seiring kreativitas dan inovasi generasi muda," ujarnya.
Menurut Inggit, tantangan saat ini bukan hanya meningkatkan minat baca anak, tetapi juga membangun kemampuan literasi digital agar generasi muda mampu menyaring informasi dan memanfaatkan teknologi secara cerdas, kritis, serta bertanggung jawab.
Lebih lanjut, melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, Roadshow Bunda Literasi diharapkan mampu membangun ekosistem literasi yang semakin kuat.
Tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga melahirkan generasi yang berani berkarya, bangga terhadap budaya daerah, melek digital, dan siap menjadi agen perubahan melalui peran Duta Literasi di setiap sekolah
Ia menilai kemampuan membaca, berkarya, dan memahami dunia digital harus berjalan beriringan agar lahir generasi yang adaptif menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan karakter dan budaya lokal.
"Dengan membiasakan membaca setiap hari, kami optimistis indeks literasi Kota Pekalongan akan terus meningkat. Semoga kegiatan ini memotivasi para pelajar untuk terus belajar, memperluas wawasan, menjadi generasi yang cerdas, kreatif, serta berkarakter," katanya.(han/dit)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com