METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kondisi bayi laki laki yang ditemukan di area belakang Terminal Bus Kota Pekalongan pada Selasa (4/8/2026) berangsur membaik. Setelah sempat mengalami ikterik atau kondisi kuning, bayi tersebut kini menjalani perawatan di ruang bayi RSUD Bendan Kota Pekalongan.
Perkembangan kesehatan bayi menunjukkan hasil positif setelah mendapatkan penanganan medis secara intensif. Kondisi umum bayi dinilai semakin stabil, termasuk berat badan dan kemampuan menyusu yang terus menunjukkan perkembangan baik.
Direktur RSUD Bendan Kota Pekalongan, dr. Dwi Heri Wibawa, mengatakan bayi sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Sokorejo sebelum dirujuk ke RSUD Bendan. Rujukan dilakukan karena bayi membutuhkan pemeriksaan dokter spesialis anak serta dukungan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Baca Juga: Desersi, Polisi di Kota Pekalongan Diberhentikan Tidak Hormat
“Alhamdulillah sekarang kondisinya bagus, berat badannya meningkat, menyusunya kuat, sehat. Tanda-tanda vitalnya juga baik dan secara umum kondisi bayi terus membaik,” ujar dr. Dwi Heri, Selasa (11/8/2026).
“Alhamdulillah sekarang kondisinya bagus, berat badannya meningkat, menyusunya kuat, sehat. Tanda-tanda vitalnya juga baik dan secara umum kondisi bayi terus membaik,” ujar dr. Dwi Heri, Selasa (11/8/2026).
Pada awal menjalani perawatan di RSUD Bendan, bayi sempat mengalami ikterik. Kondisi tersebut kemudian ditangani melalui fototerapi menggunakan inkubator selama beberapa jam.
Setelah mendapatkan penanganan tersebut, kondisi bayi berangsur pulih. Saat ini bayi masih dirawat di ruang bayi untuk mendapatkan pemantauan tenaga kesehatan sambil menunggu proses penanganan berikutnya.
Perawatan tetap dilakukan secara optimal meski proses selanjutnya masih menunggu koordinasi sejumlah pihak. RSUD Bendan berkoordinasi dengan Dinas Sosial-P2KB dan kepolisian untuk menentukan langkah penanganan bayi sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: RSUD Bendan Bidik Akreditasi Paripurna Lagi
Baca Juga: Harga Panen Rendah, Urban Farming Nawasena Bikin Shampo Herbal
Dr. Dwi Heri mengatakan rumah sakit memastikan kebutuhan kesehatan bayi tetap menjadi prioritas selama belum ada keputusan lebih lanjut mengenai pihak yang akan merawatnya.
Dr. Dwi Heri mengatakan rumah sakit memastikan kebutuhan kesehatan bayi tetap menjadi prioritas selama belum ada keputusan lebih lanjut mengenai pihak yang akan merawatnya.
“Insyaallah hari Kamis ini akan ada rapat koordinasi untuk tindak lanjut bayi laki laki tersebut. Selama belum ada keputusan lebih lanjut dan belum ada yang merawat, kami siap memberikan perawatan di RSUD Bendan sampai ada keputusan dari Dinsos dan hasil koordinasi dengan pihak terkait,” jelasnya.
Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab RSUD Bendan dalam memastikan bayi tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan layak selama proses penanganan berlangsung.
Kasus penemuan bayi di area Terminal Bus Kota Pekalongan tersebut kini memasuki tahap koordinasi lintas instansi. Sementara proses administratif dan penanganan lebih lanjut berjalan, kondisi bayi terus dipantau oleh tim medis RSUD Bendan.(han)
Sumber : metropekalongan.com