PEKALONGAN – Masyarakat yang ingin mengikuti Nikah Maulid dalam rangkaian Maulid Akbar Kanzus Sholawat 2026 sudah dapat mempersiapkan diri. Panitia menargetkan sebanyak 25 pasangan pengantin mengikuti kegiatan yang akan digelar di Gedung Kanzus Sholawat pada Jumat, 18 September 2026.
Nikah Maulid merupakan bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Kanzus Sholawat dengan Khodimul Maulid Habib Muhammad Luthfi bin Yahya. Sedangkan puncak peringatan Maulid Akbar dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 20 September 2026.
Panitia Nikah Maulid, Agus Yahya, mengatakan, masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan tersebut dapat mendaftarkan diri melalui Kantor Urusan Agama (KUA) sesuai domisili calon pengantin.
“Kami membuka pendaftaran di masing-masing KUA di masing-masing kecamatan di Kota Pekalongan, sesuai dengan domisili calon pengantin,” ujar Agus Yahya.
Ia menjelaskan, persyaratan yang harus disiapkan pada dasarnya sama seperti persyaratan pendaftaran pernikahan pada umumnya. Calon pengantin terlebih dahulu datang ke kelurahan atau lebe untuk meminta berkas nikah dengan membawa salinan KTP, kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran.
Bagi calon pengantin yang berstatus janda atau duda, dokumen tersebut perlu dilengkapi dengan akta cerai atau surat kematian mantan suami maupun istri.
Setelah memperoleh berkas dari kelurahan, calon pengantin selanjutnya meminta rekomendasi dari KUA kecamatan tempat tinggal. Setelah itu, pendaftaran Nikah Maulid dilakukan melalui salah satu dari empat KUA di Kota Pekalongan sesuai dengan domisili calon pengantin. “Untuk persyaratan pernikahan dapat ditanyakan ke KUA setempat,” jelasnya.
Menurut Agus Yahya, kesempatan mengikuti Nikah Maulid juga terbuka bagi peserta dari luar Kota Pekalongan. Calon peserta dari luar daerah dapat menghubungi KUA setempat atau berkoordinasi dengan KUA di wilayah Kota Pekalongan, yakni KUA Pekalongan Barat, Pekalongan Utara, Pekalongan Timur, maupun Pekalongan Selatan.
Panitia menetapkan batas akhir pendaftaran pada Selasa, 15 September 2026. Karena jumlah peserta ditargetkan sebanyak 25 pasangan, masyarakat yang berminat diimbau segera mengurus persyaratan dan melakukan pendaftaran melalui KUA sesuai domisili.
Agus Yahya mengatakan, Nikah Maulid tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan Maulid Nabi, tetapi juga memiliki misi sosial. Salah satunya membantu pasangan yang selama ini menjalani kehidupan sebagai suami istri berdasarkan pernikahan siri agar dapat memperoleh legalisasi pernikahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, kegiatan tersebut juga ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu karena pelaksanaannya tidak dipungut biaya.
Para pasangan yang mengikuti Nikah Maulid juga akan mendapatkan sejumlah fasilitas dari panitia, berupa pakaian koko dan gamis, uang mahar, serta uang saku.
Kegiatan ini juga untuk menyemarakkan khidmat Maulid Nabi tahun 2026 atau 1448 Hijriah yang digelar Kanzus Sholawat pimpinan Habib Luthfi bin Yahya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan Nikah Maulid dapat menghubungi panitia melalui nomor 085866206968 (Agus Yahya). (*/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan