METROPEKALONGAN.COM - Namanya Pedoyo. Camilan ini terbuat dari timun rebus. Proses pembuatannya sangat mudah dan sederhana. Makanan ini banyak dijual di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Begitu juga dengan Kabupaten Batang.
Pedoyo biasanya dijual oleh pedagang kaki lima dan pecel, pedagang tahu campur. Makanan ini cocok dijadikan camilan saat bersantai di siang hari bersama keluarga.
Rasa pedoyo merupakan perpaduan antara kesegaran timun rebus dan sambal cocolan yang pedas dan asin. Jajanan ini dikenal juga dengan nama Pedoyo Mbok Si Yah. Namanya cukup unik. Tapi itu berasal dari singkatan bahannya.
Baca Juga: Nikmatnya Kuliner Lontong Lemprak di Alun-Alun Batang
Mungkin yang dimaksud adalah cabai atau cabai. Kemudian Si atau terasi dan Yah artinya garam atau garam. Sambal cocolan ini terbuat dari cabai, tarsi, dan garam. Cukup sederhana bukan?
Resepnya adalah 1 kilogram timun, 1 buah cabai merah besar, 1 buah cabai rawit merah, setengah sendok teh talas, dan garam secukupnya.
Pertama, timun direbus hingga matang. Atau tekstur lembut. Buat sambal cocolan pedoyo sambil menunggu timun matang. Caranya adalah dengan membakar atau menggoreng tarsinya.
Selanjutnya masukkan cabai, talas, dan sedikit garam ke dalam cobek lalu uleni. Setelah halus tambahkan sedikit garam kasar lalu aduk.
Mbok Si Yah siap disajikan dengan timun rebus. Pedoyo Mbok Si Yah siap disantap. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla