Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Nikmatnya Sate Cempe, Empuk, dan Gurih di Gringsing

Lutfi Hanafi • Minggu, 7 Juli 2024 | 23:15 WIB

SAJIKAN : Pegawai Mendo
SAJIKAN : Pegawai Mendo
 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Bagi warga Batang Timur hingga Weleri Kendal, kini tidak perlu jauh-jauh ke Tegal untuk bisa menikmati sate cempe khas negeri Ngapak tersebut.

Kini, di Gringsing tepatnya di Jalan Raya Lama Plelen Alas Roban Desa Gringsing sudah buka warung Mendo's.

Perlu diketahui, sate cempe adalah sate daging anak kambing gemuk, yang diolah dengan khas kuliner ala Tegal. Disajikan dengan hot plate dan bumbu khusus.

“Saya belajar membuat sate ini, langsung ke salah satu warung yang sudah kondang di Tegal,” kata Mukhamad Tajiddudin pemilik warung Mendo's.

Tidak hanya cara memasak dan menyajikan saja yang otentik khas sate Tegal. Pemilihan bahan baku, yaitu daging kambing juga menyesuaikan standar.

Karena itulah, dipilih cempe lemu atau anak kambing yang gemuk. Sehingga dagingnya dipastikan empuk dan lebih gurih..

“Saya menggandeng suplayer cempe dari Subah, selain dekat, juga mudah mengontrolnya. Hal ini demi jaminan kualitas produk sate kami,” jelasnya panjang lebar.

Ketersediaan kuliner yang mantap, diakuinya, untuk mendukung wilayah Kecamatan Gringsing berbenah.

Terutama untuk menyambut beroperasinya Kawasan Industri dengan mempersiapkan sarana, prasarana, jasa serta kuliner yang memadai dan standar mutu.

SEDAP : Penampakan sajian sate Cempe hotplate i warung Mendo
SEDAP : Penampakan sajian sate Cempe hotplate i warung Mendo

Adji -sapaan akrab Tajiddudin- memang sudah melakukan wirausaha sejak muda. Berbekal pengalaman sebelumnya yang membuka usaha kuliner ayam geprek, kini membuka kuliner sate kambing muda atau cempe. "Perkembangannya ini sangat potensial," katanya.

Meskipun makanan ini sudah banyak yang menjual, namun Adji menyiasati dengan variasi lain sehingga berbeda dengan sate yang sudah ada sebelumnya.

Jika sate kambing umumnya disajikan dengan bumbu kecap berlimpah, maka sate di Mendos disajikan kering di piring panas (hot plate).

Meski begitu, sebelumnya daging cempe dicelup bumbu rahasia sebelum dibakar secara manual, agar lebih terasa sedapnya.

Terbukti saat disantap, daging terasa lembut dan bumbunya meresap. Saat bekerja, lemak dan dagingnya kenyal lembut dan mengeluarkan cairan lemak sedap.

Aroma apek dan lemak yang menjadi ciri khas masakan daging kambing pun tidak terasa.

“Rahasianya ini bersumber dari kesegaran daging dan usia kambingnya,” lanjut Adji.

Selain itu, Adji sengaja membuka warung satenya di jalan desa. Dengan pertimbangan tidak bising dan asri, sehingga pengunjung nyaman.

Sedangkan jalur pantura memang dikenal berisik, jadi jalur utama truk-truk besar lewat.

Sambil menikmati sajian sate khas Mendo's, pengunjung tentunya bisa menikmati suasana pedesaan yang sejuk sambil melihat lalu lalang jalan penghubung Desa Plelen dan Krengseng.

Dalam sehari, Mendos menghabiskan tiga ekor cempe. Selain sate kambing yang menjadi andalan, Mendo's juga menyajikan sop dan gule kambing, serta sate jamur.

“Khusus sate jamur menjadi kuliner baru, karena di wilayah Gringsing belum ada yang menjual,” serunya semangat.

Selain pengunjung lokal, Adji juga menyasar pelanggan dari instansi pemerintah serta orang-orang yang bekerja di Kawasan Industri Batang. Sehingga Adji menerapkan standar mutu yang ketat agar usaha yang digelutinya disukai orang asing juga.

Rasa khas sate Mendo's mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti sejak dibuka pada Senin 27 Mei selalu dipenuhi pengunjung.

Teguh dan Yuli, pengunjung dari Banyuputih Batang sengaja datang untuk berlangganan setelah mendengar cerita dari temannya. Dan benar, rasanya memang beda dengan tempat lain.

"Dari pengunjung yang sudah hashtag memberi tahu teman-temannya tentang rasa sate kami dan mereka menyukai," tutup Adji. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#sate cempe #Gringsing #kuliner #sate khas tegal