METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Deretan angkringan kini menjamur di sepanjang Jalan Diponegoro, Kota Pekalongan.
Dari ujung ke ujung, angkringan menawarkan aneka menu khas, mulai nasi bakar, sate usus, gorengan hangat, hingga susu jahe yang bikin betah duduk lama.
Bukan cuma makanannya yang menjadi daya tarik, melainkan suasana santainya yang menarik perhatian anak muda Kota Pekalongan.
Dengan kuliner yang sangat ramah di kantong, Jalan Diponegoro kini menjadi salah satu pusat tongkrongan favorit anak-anak muda Kota Pekalongan.
Mulai dari sore hingga larut malam, kawasan ini dipenuhi oleh para remaja hingga mahasiswa yang menikmati suasana santai sambil menyantap jajanan khas angkringan.
“Tempatnya enak buat ngumpul. Enggak perlu keluar duit banyak, tapi bisa nongkrong lama,” ujar Rafi, salah satu remaja Kota Pekalongan saat menikmati menu di angkringan.
“Anak-anak muda suka banget suasana angkringan. Saya jadi semangat untuk menambah menu baru tiap bulan,” ujar Aril, salah satu pemilik angkringan yang paling ramai di Jalan Diponegoro.
Fenomena ini juga memberikan dampak positif pada perekonomian mikro di sekitar Jalan Diponegoro.
Sebagian warga setempat ikut membuka usaha serupa, menciptakan lapangan kerja baru bagi pemuda sekitar.
Dengan tren ini, Jalan Diponegoro tak hanya menjadi jalur transportasi penting, tapi juga berubah menjadi pusat kuliner malam dan ruang sosialisasi anak muda Pekalongan. (fajrulfalahadiyanto/ida)
Editor : Ida Nor Layla