METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Dari Soto Kluban hingga Mie So, perjuangan Dewi Khodijah dalam meracik kesuksesan kuliner tak semudah membalik wajan.
Pemilik “Mie So Mbak Dewi” yang kini ramai dikunjungi pelanggan di Perum Pisma Villa Asri Blok B3, Podo, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan ini, sempat mengalami jatuh bangun.
Semula membuka usaha di Bogor Jawa Barat dan Medono Kota Pekalongan, sebelum akhirnya kembali pulang ke dapur sendiri pada tahun 2016.
Menu andalannya, Mie So khasKKrapyak. Yakni, memadukan mi basah, kerupuk usek, tahu, balungan iga, telur puyuh, bakso, hingga kulit so, dengan cita rasa khas yang bikin pelanggan ketagihan.
Resep racikannya orisinil, bumbu buatan sendiri. Dipadu dengan kulit mlinjo sebagai ciri khas yang membedakan dari bakso biasa.
Tak hanya mie so, aneka bubur sumsum, kolak waluh, es cincau, dan gorengan juga jadi incaran pelanggan setiap harinya.
“Alhamdulillah rata-rata bisa habis 100 porsi. Tambah siang, tambah ramai,” ujar Dewi.
Dua pelanggan setianya, Mega dan Winda dari Podo, mengaku selalu kembali karena rasanya yang enak, harga terjangkau, dan suasana yang bersahabat.
“Sering beli mie so biasa. Nilainya 9 dari 10. Harapannya semoga bisa buka cabang lagi dan tempatnya makin nyaman,” harapnya.
Meski sempat membuka cabang di tiga tempat, keterbatasan tenaga membuat Dewi fokus di satu lokasi saja.
Ia berharap usahanya tetap lancar dan bisa terus mengenalkan kelezatan kuliner tradisional khas Krapyak kepada banyak orang. (syafikasaffanah/ida)
Editor : Ida Nor Layla