METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Berawal dari keinginan menambah pemasukan dan memanfaatkan lahan di belakang rumah, Rizqi Hidayah, perempuan asal Kalimojosari, Doro, Kabupaten Pekalongan, berhasil membangun Kedai Mboeri Oemah sejak 2018.
Awalnya hanya menjual durian musiman, kini kedainya tampil dengan wajah baru sejak 2 Agustus 2024.
Sajian menu yang bisa dinikmati setiap hari, di antaranya seblak hotplate, nasi goreng, Indomie, pisang bakar mozarella, dan beragam minuman jus, serta kopi.
Nama "Mboeri Oemah" lahir karena letaknya memang "mburi omah" alias di belakang rumah. Kendati konsep yang diusung tak sembarangan.
Jika awalnya dirancang seperti angkringan biasa, Rizqi mengembangkan konsepnya menjadi angkringan tradisional bernuansa alam dengan gazebo, kursi kayu, serta rimbunan pepohonan yang membuat tempat ini nyaman dan asri.
“Seblak hotplate jadi favorit. Tapi kalau musim durian tiba, biasanya durian yang jadi primadona. Semua resep saya kembangkan berdasarkan uji coba dan selera pasar,” ujar Rizqi.
Strategi promosinya mengandalkan media sosial dan kekuatan word of mouth. Beberapa pelanggan bahkan membuat video TikTok di lokasi, menjadikannya viral dan banyak diburu konsumen.
Salah satu pelanggan, Innayah, mengaku sudah dua kali datang bersama teman-temannya.
“Seblaknya enak, tempatnya juga nyaman dan nggak panas,” ujarnya.
Dengan rata-rata 50 porsi ludes setiap hari. Kedai Mboeri Oemah buka setiap hari dari pukul 11.00 siang hingga 21.00 WIB.
Meski tantangan seperti cuaca dan harga bahan-bahan kadang naik turun, Rizqi tetap optimistis dan bahkan telah mulai memikirkan kemungkinan membuka cabang kedua. (syafikasaffanah/ida)
Editor : Ida Nor Layla