Tauto Pekalongan, Kuliner Khas dengan Kuah Tauco yang Gurih dan Kaya Rempah

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:26 WIB
Tauto Pekalongan
Tauto Pekalongan

 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Berbicara tentang kuliner khas Pekalongan, Jawa Tengah, tidak lengkap rasanya tanpa menyebut Tauto Pekalongan. Hidangan berkuah ini menjadi salah satu makanan tradisional yang memiliki cita rasa khas karena menggunakan tauco sebagai salah satu bahan utamanya.

Tauto sekilas menyerupai soto karena terdiri dari kuah, daging, mi atau soun, serta berbagai pelengkap. Namun, penggunaan tauco membuat Tauto Pekalongan memiliki rasa dan aroma yang berbeda dibandingkan soto dari daerah lain.

Makanan ini cukup mudah ditemukan di berbagai warung makan di Kota Pekalongan dan sekitarnya. Tauto biasanya disantap sebagai menu sarapan maupun makan siang.

Sejarah Tauto Pekalongan

Tauto merupakan salah satu kuliner yang berkembang dalam budaya masyarakat Pekalongan. Nama makanan ini berkaitan erat dengan penggunaan tauco, yaitu hasil fermentasi kedelai yang memberikan rasa gurih, asin, sekaligus sedikit manis dan khas.

Perkembangan Tauto Pekalongan juga tidak terlepas dari sejarah Pekalongan sebagai daerah pesisir yang sejak dahulu menjadi tempat pertemuan berbagai budaya dan komunitas.

Perpaduan budaya tersebut turut memengaruhi perkembangan kuliner setempat. Tauto kemudian berkembang menjadi makanan khas Pekalongan yang memiliki karakter tersendiri.

Hingga kini, Tauto tetap dipertahankan sebagai salah satu kuliner tradisional yang banyak dicari wisatawan ketika berkunjung ke Pekalongan.

Baca Juga: Perbedaan Garang Asem Pekalongan dan Garang Asem Kudus, Sama-Sama Asam tetapi Punya Ciri Khas Berbeda

Ciri Khas Tauto Pekalongan

Salah satu ciri paling mudah dikenali dari Tauto Pekalongan adalah kuahnya yang menggunakan tauco.

Tauco membuat kuah tauto memiliki warna yang cenderung lebih pekat dibandingkan kuah soto pada umumnya. Rasanya juga lebih kompleks karena perpaduan gurih, asin, manis, dan aroma rempah.

Selain tauco, kuah tauto biasanya menggunakan berbagai bumbu seperti bawang merah, bawang putih, merica, kemiri, serta rempah lainnya. Bumbu tersebut dimasak hingga menghasilkan kuah yang harum dan kaya rasa.

Isiannya umumnya berupa potongan daging sapi, mi atau soun, daun bawang, serta bawang goreng. Beberapa penjual juga menyediakan pelengkap seperti kerupuk, sambal, dan perasan jeruk nipis.

Baca Juga: 6 Makanan Khas Pekalongan yang Wajib Dicoba, Ada Tauto hingga Nasi Megon,

Bahan-Bahan Tauto Pekalongan

Untuk membuat Tauto Pekalongan, bahan yang digunakan relatif sederhana. Beberapa bahan utama yang umum digunakan antara lain:

Penggunaan tauco menjadi bagian penting dalam pembuatan tauto. Bahan tersebut memberikan karakter rasa yang menjadi pembeda utama makanan khas Pekalongan ini.

Cara Membuat Tauto Pekalongan

Proses membuat Tauto Pekalongan dimulai dengan merebus daging sapi hingga empuk. Air rebusan daging dapat digunakan sebagai kaldu untuk membuat kuah sehingga cita rasanya semakin kuat.

Sementara itu, bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, dan merica dihaluskan kemudian ditumis hingga harum.

Setelah bumbu matang, tauco ditambahkan dan dimasak bersama bumbu. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kaldu sapi.

Kuah dimasak hingga bumbu dan tauco menyatu. Daging sapi yang sudah empuk kemudian dipotong-potong dan dimasukkan kembali ke dalam kuah.

Saat disajikan, mi atau soun ditempatkan di dalam mangkuk kemudian diberi potongan daging sapi. Kuah tauto panas dituangkan di atasnya dan dilengkapi daun bawang, seledri, serta bawang goreng.

Untuk menambah kesegaran dan rasa pedas, Tauto Pekalongan biasanya disantap bersama sambal dan jeruk nipis.

Apa Bedanya Tauto Pekalongan dengan Soto?

Tauto Pekalongan memang memiliki tampilan yang mirip dengan soto. Keduanya sama-sama menggunakan kuah, daging, mi atau soun, dan berbagai pelengkap.

Perbedaan paling mencolok terdapat pada penggunaan tauco dalam kuah tauto. Tauco menghasilkan cita rasa yang lebih khas dan memberikan aroma fermentasi kedelai yang tidak selalu ditemukan pada soto daerah lain.

Karakter kuahnya juga menjadi pembeda. Tauto cenderung memiliki rasa gurih yang kuat dengan perpaduan rasa khas tauco dan rempah.

Karena itulah, meskipun sama-sama merupakan hidangan berkuah, Tauto Pekalongan memiliki identitas kuliner tersendiri.

Baca Juga: Pindang Tetel dan Garang Asem Pekalongan, Sekilas Mirip tapi Berbeda

Tauto Pekalongan, Kuliner yang Cocok untuk Wisata Kuliner

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pekalongan, mencicipi tauto dapat menjadi salah satu cara untuk mengenal kekayaan kuliner daerah tersebut.

Selain rasanya yang khas, tauto juga menggambarkan bagaimana kuliner Pekalongan berkembang melalui perpaduan budaya dan bahan pangan yang tersedia di masyarakat.

Hidangan ini juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional Pekalongan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan kuah gurih berbumbu rempah dan cita rasa khas tauco, Tauto Pekalongan menjadi salah satu makanan yang layak dicoba ketika berkunjung ke Kota Batik tersebut. (*)

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Kuliner khas Pekalongan Makanan khas Pekalongan Tauto Pekalongan sejarah Tauto Pekalongan resep Tauto Pekalongan