METROPEKALONGAN.COM - Pemberlakukan lalu lintas satu arah (one way) di jalan tol akan diberlakukan mulai Jumat 5 April 2024.
Rekayasa lalu lintas tersebut juga akan berlaku di ruas tol Pemalang-Batang.
PT Pemalang-Batang Tol Road (PBTR) memprediksi, akan ada sekitar 50-an ribu kendataan masuk dan melintas di ruas tol Pemalang-Batang pada hari pertama pemberlakuan sistem one way.
Namun puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu 6-7 April 2024 nanti.
Dalam pantauan pihak PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), sudah ada peningkatan lalu lintas harian rata-rata (LHR) sejak Rabu 3 April 2024.
Per pukul 15.00 WIB hari itu, ada sekitar 33 ribu kendaraan masuk ke ruas tol Pemalang-Batang.
PBTR memprediksi, peningkatan LHR akan terus terjadi hingga lebaran.
Peningkatannya sekitar delapan ribu kendaraan per hari.
Namun akan melonjak saat puncak arus mudik, Sabtu 6 April 2024.
Prediksinya, pada hari itu akan ada peningkatan LHR sampai 25 ribu kendaran dari hari sebelumnya.
"Prognosa atau prediksi kami, hari Jumat 5 April 2024 LHR di angka 50-an ribu. Sabtunya, pas puncak arus mudik, itu kami prediksi LHR mencapai 75-an ribu kendaraan," jelas Manajer Teknik dan Operasi Pemalang-Batang Tol Road (PBTR) Yulian Fundra Kurnianto.
Dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan di gerbang tol, PBTR telah menyiapkan tiga skema.
Skema pertama, menggunakan dua pintu masuk (entrance) dan dua pintu keluar (exit).
Lalu skema kedua dengan membuka satu entrance dan tiga exit.
Kemudian skema ketiga dengan satu entrance, tiga exit, plus satu mobil reader (MR) untuk membantu proses entrance.
"Tiga skema itu akan diterapkan menyesuaikan kondisi. Skema ini intinya untuk menanggulangi kepadatan di gerbang tol kami," ucap Yulian.
PBTR memastikan sejumlah titik jalan yang sempat rusak telah diperbaiki.
Petugas pelayanan jalan tol juga telah disiagakan selama arus mudik dan arus balik nanti.
Baik petugas patroli, rescue, medis, hingga tim mobil derek. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla