Warna-warni Syawalan, Ini Daftar Juara Festival Balon Tambat 2025 Pekalongan!
Lutfi Hanafi• Selasa, 8 April 2025 - 15:34 WIB
ANTUSIAS - Masyarakat dari berbagai wilayah antusias menyaksikan Grand Final Festival Balon Tambat Pekalongan 2025, pada Senin (7/4/2025) di Lapangan Mataram.
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Langit Kota Pekalongan kembali semarak oleh warna-warni balon udara.
Tepatnya dalam Festival Balon Tambat 2025, yang digelar pada 2–7 April 2025.
Lebih meriah lagi pada puncak da puncaknya pada hari Syawalan di Lapangan Mataram, Senin 7 April 2015.
Ajang tahunan yang telah menjadi ikon budaya dan pariwisata ini diikuti oleh 86 peserta.
Namun hanya 28 finalis yang tampil dalam babak grand final bersama 4 balon partisipatif dari instansi dan komunitas lokal.
Masyarakat tumpah ruah menyaksikan parade balon tambat yang unik.
Mulai dari motif batik khas Pekalongan, hingga karakter populer seperti Naruto, Keropi, dan Dragon Ball.
Bahkan, ada balon spesial bertuliskan AJIB, akronim dari nama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan.
Setelah melewati proses seleksi ketat, inilah para pemenang Festival Balon Tambat 2025:
Juara Nomor Nama Tim
Juara 1 A16 Anak Laheng Juara 2 B12 Tengok Team Juara 3 C18 PPG (Paguyuban Pemuda)
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menegaskan, festival ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga upaya edukatif untuk mengurangi balon liar yang dapat membahayakan penerbangan.
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menegaskan, festival ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga upaya edukatif untuk mengurangi balon liar yang dapat membahayakan penerbangan.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah balon liar menurun. Kami terus patroli bersama Satpol P3KP, komunitas, RT/RW, dan kepolisian,” ujarnya.
Festival ini juga mendapatkan dukungan penuh dari AIRNAV Indonesia dan Kementerian Perhubungan.
Karena itulah, gelaran ini menjadikannya simbol sinergi antara budaya dan keselamatan publik.
Namun, tidak semua berjalan mulus. Usai acara, sejumlah netizen menyayangkan tumpukan sampah berserakan di sekitar Lapangan Mataram.
“Acara megah, tapi sayang banget pengunjungnya nggak jaga kebersihan,” tulis akun @rina_putri di Instagram.
Sementara itu, netizen lainnya menyarankan adanya petugas kebersihan khusus yang disiagakan selama acara.
Tak hanya lomba, balon-balon yang diterbangkan juga menjadi ajang adu kreativitas.
Salah satu balon yang viral di TikTok adalah balon bergambar Naruto yang disebut “mirip bener ama aslinya!” oleh netizen.
Sementara balon motif batik mendapat banyak pujian karena memperlihatkan kearifan lokal Pekalongan yang otentik.
Meski sempat diwarnai kabar hoaks tentang permintaan donasi dari panitia, pihak penyelenggara langsung mengklarifikasi bahwa acara ini gratis dan tidak memungut sumbangan apapun.
Klarifikasi ini disambut positif oleh masyarakat.
Wali Kota yang akrab disapa Mas Aaf ini berharap agar festival ini terus dilestarikan dengan semangat yang lebih besar di tahun mendatang.
“Kita ingin Pekalongan jadi pusat festival balon tambat nasional. Tapi ingat, tradisi harus tetap dibarengi dengan kesadaran akan keselamatan dan kebersihan,” tutupnya.
Foto dan video festival ini juga membanjiri media sosial, menjadi trending lokal di Twitter dengan tagar #BalonSyawalan2025.
Festival Balon Tambat Pekalongan bukan hanya tradisi, tapi juga selebrasi kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap budaya dan keselamatan. (han/ida)