METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Kepanikan sempat menyelimuti jalur A Tol Pejagan–Pemalang pada Selasa malam 3 Februari 2026.
Setelah sebuah bus penumpang terbakar saat melintas di wilayah Kabupaten Pemalang. Berkat respons cepat pengemudi dan petugas, seluruh penumpang berhasil diselamatkan.
Peristiwa tersebut terjadi di KM 301+300 jalur A, tepatnya di wilayah Desa Banjarmulya, Kecamatan Pemalang.
Polres Pemalang menerima laporan kebakaran sekitar malam hari dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Kapolres Pemalang menyampaikan, begitu laporan masuk, personel Satlantas Polres Pemalang segera mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal untuk melakukan pemadaman api yang telah membakar bus,” ujar Kapolres Pemalang.
Bus tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan dari Bogor menuju Madura. Saat kejadian, pengemudi melihat kepulan asap disertai api yang keluar dari ban depan sebelah kanan ketika kendaraan masih melaju di jalan tol.
“Menyadari kondisi darurat, pengemudi segera menepikan bus ke bahu kiri jalan dan langsung mengevakuasi seluruh penumpang serta kru,” jelas Kapolres.
Evakuasi berlangsung cepat. Sebanyak 32 penumpang dan 3 kru bus berhasil keluar dari kendaraan sebelum api membesar. Tak lama setelah bus berhenti, api merambat dan membakar seluruh badan bus.
Baca Juga: Ikut Rebut Gunungan HUT Pemalang, Empat Warga Ini Manfaatkan Kesempatan untuk Mencuri
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Seluruh penumpang dan kru dalam keadaan selamat,” tegasnya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Setelah proses pemadaman selesai, petugas melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan unit derek untuk mengevakuasi bangkai bus dari lokasi kejadian.
Menindaklanjuti insiden tersebut, Kapolres Pemalang menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan kegiatan ramp check terhadap bus penumpang, khususnya di wilayah hukum Polres Pemalang.
“Ramp check akan kami tingkatkan, tidak hanya pada kelengkapan administrasi kendaraan, tetapi juga pemeriksaan teknis,” ungkapnya.
Pemeriksaan meliputi fungsi rem, kondisi ban, lampu kendaraan, sabuk pengaman, hingga kelengkapan darurat seperti pintu darurat dan alat pemadam api ringan (APAR). Langkah ini dilakukan seiring masih berlangsungnya Operasi Keselamatan Candi.
“Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan keselamatan penumpang dan mencegah kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum,” pungkas Kapolres Pemalang. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla