Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Sampai Kota Pekalongan, Pendiri Sungai Watch Disambut Belasan Pelari dalam Aksi Peduli Sungai dan Sampah

Lutfi Hanafi • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:39 WIB
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan
SAMBUT - Tim Pelari dari Sungai Watch saat start lari di perbatasan Batang-Kota Pekalongan menuju tiitk finish di Lapangan Mataram, pada Rabu malam (6/5/2026).
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan SAMBUT - Tim Pelari dari Sungai Watch saat start lari di perbatasan Batang-Kota Pekalongan menuju tiitk finish di Lapangan Mataram, pada Rabu malam (6/5/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Suasana perbatasan Kota Pekalongan mendadak ramai pada Rabu malam (6/5/2026). Tepat pukul 18.30 WIB, rombongan pendiri komunitas lingkungan Sungai Watch tiba di depan Terminal Kota Pekalongan setelah berlari dari Alun-Alun Batang membawa pesan besar tentang kepedulian terhadap sungai dan sampah plastik.

Kedatangan tiga bersaudara asal Prancis, Gary Bencheghib, Sam Bencheghib, dan Kelly Bencheghib, langsung disambut belasan pelari dari berbagai komunitas lari di Kota Pekalongan.

Usai beristirahat sejenak, rombongan kemudian kembali berlari menyusuri jalur utama Pantura menuju garis finis di Lapangan Mataram dan tiba sekitar pukul 19.15 WIB.

Aksi lari ini menjadi bagian dari kampanye kepedulian lingkungan yang diusung Sungai Watch, komunitas yang didirikan di Bali pada 2020 untuk melindungi sungai dari pencemaran sampah plastik melalui aksi bersih sungai dan pemasangan penghalang sampah atau barrier.

Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan
IRINGI - Tim pelari lokasl Kota Pekalongan saat mendampingi Pelari dari Sungai Watch di jalurt Pantura Kota Pekalongan, pada Rabu malam (6/5/2026).
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan IRINGI - Tim pelari lokasl Kota Pekalongan saat mendampingi Pelari dari Sungai Watch di jalurt Pantura Kota Pekalongan, pada Rabu malam (6/5/2026).

 

Perwakilan komunitas pelari, Theresia Mardiningsih dari Trail Runner Pekalongan, mengatakan para peserta yang ikut menyambut berasal dari berbagai komunitas, seperti LRS, The Sidji, Trail Runner Pekalongan, dan Indo Runner Pekalongan.

Menurutnya, gerakan yang dilakukan Sungai Watch menarik perhatian karena menggabungkan olahraga dengan aksi sosial dan kepedulian lingkungan.

“Kami melihat ini bukan sekadar lari biasa, tetapi lari charity untuk kepedulian terhadap sungai dan lingkungan. Pekalongan sendiri masih membutuhkan perhatian besar soal penanggulangan sampah dan kondisi sungainya,” ujarnya.

Theresia berharap gerakan tersebut dapat menggugah kesadaran masyarakat maupun pemerintah untuk lebih serius menjaga kebersihan sungai di Kota Pekalongan.

“Semoga gerakan seperti ini membuat kita semua lebih peduli terhadap kebersihan sungai dan lingkungan di Pekalongan,” katanya.

Meski harus menunggu cukup lama di titik penyambutan, para pelari tetap antusias mengawal rombongan Sungai Watch hingga garis finis. Semangat mereka malam itu menjadi simbol kecil bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana, bahkan lewat berlari bersama.(han)

Editor : Ida Nor Layla
#Sungai Watch #run for river #peduli sampah #pelari #pekalongan