Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pelari Sungai Watch Bencheghib Bersaudara Terkesan dengan Pengawalan Radar Semarang

Nanang Rendi Ahmad • Minggu, 10 Mei 2026 | 18:51 WIB
LANJUTKAN MISI: Gary, Sam, dan Kelly saat melintasi perbatasan Kabupaten Pekalongan dan masuk ke wilayah Pemalang untuk melanjutkan kampanye Run For Rivers menuju Jakarta.
LANJUTKAN MISI: Gary, Sam, dan Kelly saat melintasi perbatasan Kabupaten Pekalongan dan masuk ke wilayah Pemalang untuk melanjutkan kampanye Run For Rivers menuju Jakarta.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pelari Sungai Watch melanjutkan rute mereka menuju Jakarta.

Gary, Sam, dan Kelly, sudah meninggalkan daerah terakhir wilayah Radar Semarang, yakni Kabupaten Pekalongan, pada Kamis 7 Mei 2026.

Bencheghib bersaudara itu mengaku terkesan dengan pengawalan dan dedikasi Jawa Pos Radar Semarang selama melintas di wilayah edar koran tersebut.

Usai berkegiatan bersama Gubernur Jateng, Wali Kota Pekalongan, dan Plt. Bupati Pekalongan, pada Kamis pagi 7 Mei 2026, sorenya mereka lanjut menuju Jakarta.

Memulai lari lagi dari Lapangan Mataram, Kota Pekalongan.

Selanjutnya masuk ke wilayah Kabupaten Pekalongan.

Masuk ke Kota Santri, mereka disambut kemacetan lalu lintas. Sedang ada perbaikan di jalur pantura itu.

Namun mereka tetap lari seperti biasa, dikawal sejumlah pelari dari Kota Pekalongan, personel TNI, dan Satpol PP. 

Water Station (WS) pertama di Kabupaten Pekalongan berada di komplek International Batik Center (IBC), Kecamatan Wiradesa. Gary, Sam, dan Kelly, disambut sejumlah atlet lari KONI Kabupaten Pekalongan.

Di sana, mereka tak berlama-lama. Hanya minum dan duduk, lalu lanjut.

Atlet lari KONI Kabupaten Pekalongan bergabung dengan mereka. Mengawal sampai WS 2 yang sudah dekat dengan perbatasan Kabupaten Pekalongan-Pemalang.

"Saya sangat berterimakasih kepada Jawa Pos dan Radar Semarang. Mereka luar biasa," ucap Gary di WS 2 Kabupaten Pekalongan.

Ia belum tahu akan seperti apa dalam perjalanan selanjutnya. Ia sangat terkesan selama melintas di wilayah edar Radar Semarang.

"Dan kami akan ingat selalu peran Jawa Pos dan Radar Semarang," tambahnya. 

Benceghib bersaudara meninggalkan Kabupaten Pekalongan atau masuk wilayah Pemalang pukul 17.37.

Saat itu Masjid Jami Al Mubarok, Rembun, yang berada tepat di perbatasan, tengah memutar qiroah sebelum azan Magrib.

Saat hampir masuk ke perbatasan, Gary memberikan jempol dan menyapa "hei" kepada wartawan Jawa Pos Radar Semarang.

Sam dan Kelly memberi senyum. Di Jakarta, mereka akan finis di Monas. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#Sungai Watch #run for rivers #Gary Bencheghib #Kelly Bencheghib #Sam Bencheghib