Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Penanganan Sungai Bremi-Meduri Dikebut, DPR RI Targetkan Pengendalian Banjir Pekalongan Mulai Terasa pada 2027

Lutfi Hanafi • Jumat, 3 Juli 2026 | 16:11 WIB
PAPARAN - Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, saat kunjungan kerja daerah pemilihan (kundapil) di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Jumat (3/7/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)
PAPARAN - Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, saat kunjungan kerja daerah pemilihan (kundapil) di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Jumat (3/7/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Harapan warga Kota Pekalongan untuk terbebas dari ancaman banjir dan rob mulai menemukan titik terang. Proyek penanganan Sungai Bremi-Meduri, yang selama ini dinantikan masyarakat, dipastikan memasuki tahap pelaksanaan dan ditargetkan mulai memberikan dampak nyata pada 2027.

Komitmen tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, saat kunjungan kerja daerah pemilihan (kundapil) di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Jumat (3/7/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, Sekretaris Daerah Nur Priyantomo, jajaran OPD, camat, dan lurah.

Rizal menegaskan, percepatan penanganan Sungai Bremi-Meduri menjadi salah satu prioritas untuk mengurangi dampak banjir dan rob yang selama bertahun-tahun membayangi kehidupan masyarakat pesisir.

Baca Juga: Diduga Dijanjikan Proyek Tak Kunjung Terwujud, Kontraktor Laporkan Oknum Anggota DPRD Kota Pekalongan ke Polisi

Menurutnya, tahapan awal proyek telah dimulai pada 2026, sedangkan pekerjaan utama akan dilaksanakan melalui skema multiyears pada 2027 hingga 2028.

"Kami siap mengawal dan menjembatani kebutuhan daerah dengan kementerian terkait. Harapannya, mulai tahun 2027 kondisi banjir di Kota Pekalongan semakin terkendali. Penanganan Sungai Bremi-Meduri menjadi salah satu kunci utama mengatasi persoalan banjir yang selama ini dihadapi masyarakat," ujar Rizal.

Ia menilai keberhasilan proyek tersebut tidak hanya akan mengurangi genangan, tetapi juga meningkatkan ketahanan kawasan pesisir sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Baca Juga: Sering Grogi Bicara di Depan Umum? Professional Speaking Class Pekalongan Siap Bantu Tingkatkan Percaya Diri dalam 3 Jam

Baca Juga: Ida Murlija Lega, Uang Rp1,5 Miliar Miliknya Yang Terendam Rob Dapat Diselamatkan

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat, khususnya DPR RI, yang terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut dapat terealisasi sesuai target.

"Kami menyambut baik komitmen Bapak Rizal Bawazier dalam mengawal penanganan Sungai Bremi-Meduri. Kolaborasi ini sangat penting agar persoalan banjir dan rob dapat segera ditangani sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Balgis.

Pemkot Pekalongan optimistis percepatan pembangunan Sungai Bremi-Meduri akan menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan wilayah pesisir sekaligus mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, masyarakat diharapkan mulai merasakan pengurangan risiko banjir dan rob pada 2027, sebelum proyek rampung sepenuhnya pada periode 2028.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#kota pekalongan #dpr ri #banjir rob #Sungai Bremi #sungai Meduri