Raih Penghargaan, Walikota Aaf Siapkan Tambahan Insentif Guru

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 17:10 WIB
PENGHARGAAN : Walikota Aaf berfoto usai menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat malam (25/9/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)
PENGHARGAAN : Walikota Aaf berfoto usai menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat malam (25/9/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)

METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Penghargaan atas perhatian terhadap kesejahteraan dan profesionalitas guru menjadi pemacu Pemerintah Kota Pekalongan untuk terus memperkuat dukungan bagi tenaga pendidik.

Wali Kota Pekalongan H A Afzan Arslan Djunaid bahkan menyatakan akan mengupayakan tambahan insentif guru jika kondisi anggaran daerah memungkinkan.

Penghargaan tersebut diterima Aaf dalam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat malam (25/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Mabruri, S.Pd., turut hadir mendampingi Wali Kota.

Aaf menerima penghargaan kategori Kepala Daerah Peduli Kesejahteraan dan Profesionalitas Guru. Apresiasi tersebut diberikan atas perhatian Pemerintah Kota Pekalongan terhadap peningkatan profesionalitas, pemenuhan sarana pendidikan, serta kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

Aaf menyambut penghargaan itu sebagai apresiasi atas kerja bersama jajaran Pemerintah Kota Pekalongan dalam memberikan perhatian kepada para guru. Menurutnya, salah satu bentuk perhatian yang selama ini dilakukan adalah pemberian insentif bagi guru.

“Alhamdulillah, ini sekali lagi merupakan bonus dari kerja keras Pemerintah Kota Pekalongan selama ini untuk memberikan perhatian kepada guru dan pendidik,” ujar Aaf.

Baca Juga: Sungai Bendan Kergon Dinormalisasi, Sampah Dikeruk

Baca Juga: Layanan PERINTIS Dibuka, Urus Tanah di Kota Pekalongan 10 Hari

Menurut Aaf, kesejahteraan guru masih menjadi hal yang perlu terus diperhatikan. Karena itu, pemerintah daerah akan berupaya mempertahankan sekaligus mengembangkan program yang memberikan dukungan kepada tenaga pendidik sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Ia juga membuka peluang adanya tambahan insentif bagi guru pada tahun anggaran mendatang. Namun, rencana tersebut tetap akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan proses pembahasan keuangan daerah.

“Mudah-mudahan anggaran di tahun depan, tahun depan lagi lebih memungkinkan untuk kita memberikan tambahan insentif lagi kepada guru,” harapnya.

Bagi Aaf, guru memiliki posisi penting dalam perjalanan pembangunan sumber daya manusia. Ia menyebut kontribusi guru tidak hanya dirasakan di lingkungan sekolah, tetapi turut membentuk kualitas masyarakat dan generasi penerus.

“Kami menilai beliau-beliau semuanya ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mulai dari presiden sampai dengan kepala daerah, gubernur, pejabat, polisi semuanya, pasti di situ ada jasa dari guru-guru kita,” tegasnya.

Baca Juga: Siswa Kota Pekalongan Dipersiapkan Hadapi TKA Sejak Dini, Ini Metodenya

Baca Juga: PEKA BPJS Ketenagakerjaan, Santunan Jadi Modal Ahli Waris Mandiri

Aaf menambahkan, perhatian kepada guru tidak hanya menyangkut pemberian insentif. Pemerintah Kota Pekalongan juga mendorong peningkatan kualifikasi akademik guru hingga jenjang S1 dengan kriteria tertentu.

Langkah tersebut diarahkan agar peningkatan kesejahteraan berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas dan profesionalitas tenaga pendidik.

“Walaupun secara nilai insentif yang diberikan saat ini belum bisa maksimal, namun hal tersebut menunjukkan adanya upaya dan niatan yang kuat dari pemerintah daerah untuk terus hadir dan meningkatkan kesejahteraan guru di Kota Batik,” kata Aaf.

Sejumlah program pendidikan juga menjadi bagian dari perhatian Pemkot Pekalongan, termasuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi dan pengembangan kapasitas guru.

Dinas Pendidikan menjadi salah satu perangkat daerah yang mengawal implementasi berbagai program tersebut di lapangan.

Aaf pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru di Kota Pekalongan yang selama ini menjalankan tugas mendidik dan membentuk generasi penerus.

Baca Juga: Kebakaran di Kota Pekalongan Meningkat, Warga Diminta Waspada

Baca Juga: Simpan 151 Gram Sabu, Pria di Pemalang Terancam 20 Tahun

“Harapannya, terima kasih kepada guru-guru semuanya. Mudah-mudahan ini juga semakin menambah penyemangat buat guru-guru untuk membantu mencerdaskan bangsa yang selama ini sudah dilakukan oleh guru-guru semuanya,” pungkasnya.

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi dalam malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026.

Bagi Pemkot Pekalongan, apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk terus mengawal program pendidikan sekaligus mencari ruang penguatan kesejahteraan guru sesuai kemampuan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Mabruri turut hadir mendampingi Walikota dan memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Pekalongan.

Ia bersama jajaran Dindik terus mengawal berbagai program pendidikan yang menjadi perhatian Walikota, termasuk program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

"Peran Dinas Pendidikan menjadi bagian dari upaya menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam program dan pendampingan di sektor pendidikan. Mabruri sebelumnya juga tercatat memimpin berbagai program Dindik yang menekankan penguatan kualitas pendidikan dan kolaborasi lintas Lembaga," serunya.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
Wali Kota Pekalongan H A Afzan Arslan Djunaid radar semarang award 2026 dinas pendidikan Walikota Aaf