Apes! Bukan Cuma Muatan, Tas Sopir Juga Hilang di Alas Roban

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 21:27 WIB
APES: Nampak kondisi truk muatan oli ke jatuh jurang di Jalan Daendels Alas Roban, Kabupaten Batang, Selasa (6/10/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)
APES: Nampak kondisi truk muatan oli ke jatuh jurang di Jalan Daendels Alas Roban, Kabupaten Batang, Selasa (6/10/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Musibah yang dialami Puput Adhitio di jalur Daendels Alas Roban, Kabupaten Batang, Selasa (6/10/2026), tidak hanya membuatnya kehilangan kendali atas truk dan muatan oli. Sopir truk box N 9481 UV itu juga kehilangan sebuah tas yang berisi uang, telepon seluler atau HP serta sejumlah surat-surat penting.

Tas tersebut hilang setelah truk bermuatan sekitar 20 ton oli mobil dan oli motor terjun ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter di kawasan Poncowati, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB ketika truk melaju dari arah barat menuju timur. Saat memasuki jalan menurun dan berkelok menjelang tikungan terakhir, sistem pengereman kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi.

Baca Juga: Mahasiswa hingga Pembatik Berebut Juara Ngerensi Batik

Baca Juga: Aaf Dorong Warga Dukung Bulan Dana PMI, Target Rp700 Juta

Puput yang menyadari kondisi tersebut berusaha mengendalikan kendaraan. Ia juga berkali-kali membunyikan klakson untuk memberi tanda kepada pengguna jalan lain. Namun, kondisi jalan yang menikung membuat truk sulit dikendalikan. Truk kemudian masuk ke jurang dan muatan berupa kardus berisi jeriken oli berserakan.

Puput berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka. Meski demikian, ia mengaku masih syok dengan kejadian yang berlangsung begitu cepat. Kerugian yang dialaminya ternyata tidak berhenti pada kerusakan kendaraan dan hilangnya muatan.

Saat dilakukan penanganan di lokasi, Puput juga mendapati tas miliknya sudah tidak ada. Di dalam tas tersebut terdapat uang, HP dan surat-surat penting.

Baca Juga: Mengenal Garang Asem Khas Pekalongan yang Legendaris

Baca Juga: Polres Pemalang Tepis Narasi Liar Kasus Pelajar SD

Kehilangan tersebut membuat kondisi Puput semakin berat. Sebab, barang-barang itu bukan sekadar benda pribadi, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan selama perjalanan dan dokumen yang diperlukan.

Di sisi lain, ketika sopir dan pihak terkait berusaha mencari bantuan, sejumlah orang justru mendatangi lokasi kecelakaan. Mereka mengambil kardus dan botol-botol oli yang berserakan di sekitar jurang.

Beberapa orang terlihat membawa karung maupun memanggul kardus berisi oli. Bahkan, barang disebut dibawa menggunakan sepeda motor.

Pihak sopir sempat meminta agar muatan yang berserakan tidak diambil. Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan.

Baca Juga: 14 Hari Dorong Gerobak, Keluarga Pemulung Tembus Alas Roban, Demi Jokowi

Baca Juga: Demi Bertemu Jokowi, Keluarga Pemulung Rela Dorong Gerobak

Aksi pengambilan muatan akhirnya berhenti setelah petugas Satlantas Polresta Batang datang dan melakukan pengamanan di lokasi.

Bagi Puput, kecelakaan tersebut menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Dalam satu kejadian, ia harus menghadapi truk yang rusak parah, muatan yang berhamburan, rekan kerja yang terluka hingga kehilangan barang-barang pribadinya.

Kecelakaan itu bermula ketika rem truk diduga mengalami kegagalan fungsi saat melewati jalur menurun dan berkelok di Daendels Alas Roban.

Sementara mengenai dugaan adanya truk lain yang berserempetan sebelum kendaraan masuk jurang, informasi tersebut masih berdasarkan keterangan Puput dan saksi di lokasi sehingga perlu pendalaman lebih lanjut.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
Truk Kecelakaan Alas Roban Sopir Truk Alas Roban Tas Sopir Hilang Truk Oli Masuk Jurang Kecelakaan Batang Hari Ini