Motivasi tim asuhan Gatot Barnowo ini terlihat cukup semangat sejak peluit babak pertama berbunyi.
Pada 30 detik pertama, langsung melakukan serangan ke pertahanan PSBL Langsa. Namun satu tendangan masih mengenai mistar gawang.
Pada menit ke-2, serangan Persip dari sisi kiri pertahanan PSBL membawa petaka. Pemain belakang PSBL tanpa sengaja mengenai bola. Wasit langsung menunjuk titik putih.
Shahih Elang Rishandi tidak melepaskan kesempatan, bola cocoran kaki kanan dengan bebas masuk gawang. 1 - 0 untuk Persip Pekalongan.
Tidak mengendurkan serangan, karena butuh kemenangan. Laskar Kalong yang mengenakan kostum kuning gencar melakukan serangan ke sarang pertahanan PSBL.
Pada menit 25, berawal dari tendangan Persip berkesempatan menyerang, namun sempat ditanduk keluar lapangan.
Pada kesempatan tendangan penjuru kedua, pada menit 26, Shahih Elang Rishandi dapat umpan matang melengkung, langsung menanduk bola ke gawang PSBL Langsa, 2 - 0. Dengan kompak, lima orang pemain Persip sujud syukur.
M Faris Nurcahyadi kembali mengadakan keunggulan Persip pada menit 31. Serangan mendadak ke sisi kiri pertahanan PBSL, pemain Persip memberikan umpan tarik dan langsung dengan tendangan first time menjebol gawang PSBL.
Seakan mengulang gol kedua. Memanfaatkan umpan matang dari tendangan sudut, Shahih Elang Rishandi dengan tenang sundul bola ke gawang PSBL pada menit 37, 4 - 0 untuk Persip.
Sayangnya pada babak kedua, Persip kurang greget dalam melakukan serangan. Karena sudah merasa unggul besar, cukup landai pada 45 menit babak kedua.
Bahkan PSBL sesekali mendapat kesempatan melakukan serangan. Walaupun selalu kandas. Termasuk serangan Persip juga kurang setajam babak pertama.
Justru lebih banyak membawa bola, tidak cepat segera meluncur ke arah pertahanan PSBL.
Atas hasil ini, Persip masih aman di peringkat 2 klasemen sementara Grup H Liga 3 Nasional dengan poin 6.
Pada pertandingan terakhir, jika ingin lolos, Laskar Kalong harus bisa menundukkan PSN Ngada yang saat ini bercokol di peringkat 3 dengan poin 5 atau minimal seri.
Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya, Waanal Brothers secara mengejutkan ditahan imbang ASIOP. Pertandingan yang cukup ketat tersebut bahkan hampir menumbangkan pemimpin klasemen Grup H ini.
Tim asal Mimika Papua ini sempat tertinggal 2 - 0 dari tim asal Jakarta. Padatnya pertandingan, ternyata cukup menguras fisik pemain WBFC.
Karena hanya diberi waktu istirahat sebentar. Beruntung di menit-menit akhir, dengan semangat membawa pertandingan imbang-2-2. (han/ida)